Jelang Larangan Mudik, Polresta Malang Jaga Ketat Exit Tol Madyopuro

Kompas.com - 02/05/2021, 17:44 WIB
Ilustrasi pintu tol Madyopuro, Malang Rajendra SulaimanIlustrasi pintu tol Madyopuro, Malang

MALANG, KOMPAS.com - Sebagai tindak lanjut atas pengesahan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang oleh pemerintah, Satlantas Polresta Malang tengah menyiapkan pos-pos penyekatan arus mudik.

Strategi pengetatan arus mudik sendiri telah dilakukan Satlantas Polresta Malang sejak Sabtu (1/5/2021) kemarin.

Pengetatan arus mudik dilakukan dengan landasan adendum yang dirilis oleh Satgas Penanganan Covid-19 mengenai penambahan masa pengetatan sebelum dan sesudah berlakunya larangan mudik.

Baca juga: Perkembangan Jumlah Penumpang Bus AKAP Mendekati Larangan Mudik

Kasatlantas Polresta Malang Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, pengetatan arus mudik dilakukan berfokus di Exit Tol Madyopuro.

Personel Satlantas Polresta Malang Kota menanyakan salah satu pelaku perjalanan yang melewati Exit Tol Madyopuro terkait pengetatan arus mudik, Sabtu (1/5/2021).nur aini Personel Satlantas Polresta Malang Kota menanyakan salah satu pelaku perjalanan yang melewati Exit Tol Madyopuro terkait pengetatan arus mudik, Sabtu (1/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuai dengan Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Satgas Penanganan Covid-19, kami melaksanakan kegiatan pemantauan pengetatan pra peniadaan mudik Lebaran 2021. Kegiatan tersebut kami fokuskan di Exit Tol Madyopuro," ungkap Ramadhan dalam keterangan resminya, Sabtu (1/5/2021).

Pengetatan tersebut dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen yang dibawa pengendara.

Dalam adendum tersebut, pada masa pengetatan arus mudik para pelaku perjalanan lintas daerah wajib untuk membawa hasil tes negatif Swab Antigen atau GeNose.

Baca juga: Ada 20 Varian Daihatsu Rocky, Jangan Sampai Bingung

Ramadhan menjelaskan, pihaknya akan mengecek kendaraan-kendaraan dengan pelat nopol luar Kota Malang dan sekitarnya.

Selain kelengkapan dokumen, personel di lapangan juga akan menanyai kepentingan pelaku perjalanan yang akan masuk Kota Malang.

Diharapkan informasi tersebut bisa memfilter masyarakat yang masih memiliki niatan untuk nekat melakukan mudik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X