Kompas.com - 02/03/2021, 15:47 WIB
PT Delameta Bilano jadi salah satu perusahaan lokal yang sudah memproduksi berbagai sistem pembayaran elektonik dalam bidang otomotif. Dok. DelametaPT Delameta Bilano jadi salah satu perusahaan lokal yang sudah memproduksi berbagai sistem pembayaran elektonik dalam bidang otomotif.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Delameta Bilano, sebagai perusahaan transportasi mendukung rencana Bank Indonesia (BI) untuk menerbitkan rupiah digital.

Hal ini karena, rupiah digital diyakini dapat memacu bisnis Delameta, yakni sistem pembayaran multiekosistem transportasi dan gerbang pembayaran (payment gateway).

“Bisnis pembayaran dan payment gateway akan jauh lebih berkembang dengan rupiah digital, karena pembayaran didorong secara digital,” ujar Bayu Wicaksono, Direktur Utama Delameta, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Bridgestone Rayakan Hari Jadi ke 90 Tahun

Menurutnya, Delameta sudah mengembangkan peralatan maupun sistem penunjang yang memfasilitasi transformasi rupiah menjadi digital. Itu sebabnya, pesatnya transaksi elektronik dan uang digital akan berbanding lurus dengan pertumbuhan Delameta.

Saat ini, Delameta telah mengantongi izin payment gateway dari BI sekaligus sertifikat ISO 27001 atau standar internasional penerapan sistem manajemen keamanan informasi (information security management systems/ISMS) dari CBQA Global. ISO 27001 menjadi indikator suatu perusahaan memiliki standar keamanan digital yang mumpuni.

salah satu gerbang tol yang dikelola PT Delameta Bilanoari purnomo salah satu gerbang tol yang dikelola PT Delameta Bilano

“Delameta menggarap sistem pembayaran digital transportasi jalan tol, pelabuhan, Trans Jakarta, dan parkir. Sistem pembayaran Delameta saat ini terdapat di 21 ruas tol, antara lain Jagorawi, Jakarta-Tangerang, Bogor Outer Ring Road, Palimanan-Kanci, Depok-Antasari dan 17 ruas tol lain,” kata Bayu.

Sementara itu, untuk sistem pembayaran pelabuhan, Delameta menyediakan sistem pembayaran akses (gate pass) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sedangkan untuk sistem transportasi massal, Delameta memasang alat pembayaran (reader) di bus Metro Trans milik Trans Jakarta, yang mampu menampilkan waktu dan nilai transaksi secara real time.

Di sistem transportasi massal, Delameta memasang alat pembayaran (reader) di bus Metro Trans milik Trans Jakarta, yang mampu menampilkan waktu dan nilai transaksi secara real time.

Ilustrasi penggunaan e-toll Mandiri di gerbang tolKompasiana Ilustrasi penggunaan e-toll Mandiri di gerbang tol

 

Alatnya yang bernama Enco Bus bisa menerima pembayaran QR based, seperti Doku, Link Aja, Dana, hingga Gopay maupun card based yang terdiri atas e-money Mandiri, Bank DKI, BTN, Bank BCA, Bank BRI, Bank Mega, BNI, dan Nobu.

Adapun di sistem parkir, Delameta mengelola pembayaran parkir nontunai terminal Angkasa Pura Kargo di Soekarno Hatta.

Baca juga: Ban IRC Awali 2021 dengan Penghargaan Bidang Digital

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, bank sentral akan menerbitkan mata uang digital.

"Kami rumuskan Central Bank Digital Currency yang BI akan terbitkan dan edarkan dengan bank-bank dan fintech secara wholesale dan ritel,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X