Rossi Belum Maafkan Marquez Soal Tragedi Sepang Clash

Kompas.com - 09/02/2021, 07:42 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (depan), bersaing dengan pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, pada balapan GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015). MANAN VATSYAYANA/AFP PHOTOPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (depan), bersaing dengan pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, pada balapan GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah enam tahun sejak tragedi Sepang Clash. Valentino Rossi mengaku masih belum bisa memaafkan apa yang sudah dilakukan Marc Marquez saat itu.

Pada MotoGP 2015, Rossi bersaing ketat dengan rekan setimnya sendiri saat itu, yakni Jorge Lorenzo. Keduanya saling berebut gelar juara dunia.

Baca juga: Rossi Tentukan Masa Depannya pada Pertengahan Musim MotoGP 2021

Sementara posisi Marquez saat itu, sudah tidak memiliki kesempatan untuk jadi juara dunia. Saat balapan di Sepang, Rossi merasa Marquez sengaja mempersulitnya agar Lorenzo yang menang.

Sepang Clash 2015. AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Sepang Clash 2015. AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP)

"Apa yang dia lakukan pada saya tidak bisa dimaafkan. Ketika saya memikirkan masa-masa itu, saya punya perasaan yang sama seperti saat itu," ujar Rossi, kepada Corriere della Sera, dikutip dari Crash.net.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saling salip menyalip terjadi antara kedua pebalap ini. Puncaknya, Rossi menyalip Marquez dan menyapunya ke luar. Marquez yang memaksa untuk kembali malah terjatuh setelah bersenggolan dengan Rossi.

Di Sepang, Rossi naik podium ketiga. Sedangkan Lorenzo di urutan kedua dan balapan dimenangkan oleh Dani Pedrosa.

Baca juga: Ini Alasan Valentino Rossi Hanya Dikontrak Satu Tahun Oleh Petronas

Rossi akhirnya divonis start dari urutan paling belakang saat seri pamungkas di Valencia. Pebalap yang dijuluki The Doctor ini berhasil menyalip hampir semua rival di depannya dan finis di urutan keempat.

"Dan sekarang sudah enam tahun. Sepertinya sulit bagi saya bahwa apa yang saya rasakan bisa berubah," kata Rossi.

Luka yang mendalam bagi Rossi, karena saat itu peluang untuk meraih juara dunia ke-10 terbuka lebar. Sejak kejadian itu, Rossi kesulitan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.