Daihatsu Rocky Sudah Uji Jalan di Indonesia?

Kompas.com - 17/10/2020, 14:31 WIB
SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky

JAKARTA, KOMPAS.com - Foto yang menunjukkan suatu crossover kecil ditutup kamuflase berwarna putih tengah melakukan uji jalan di wilayah Jabodetabek ramai diperbincangkan oleh pecinta otomotif nasional, Sabtu (17/10/2020).

Pasalnya, tampang mobil berbentuk kotak dengan sirip ikan hiu (shark fin) tersebut sekilas mirip dengan Daihatsu Rocky. Mengingat, beberapa waktu belakangan Daihatsu Indonesia kerap memberikan sinyal untuk menghadirkannya.

Menurut Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, Rocky mampu mendapatkan permintaan yang memuaskan di negara asalnya meski ada tekanan terhadap daya beli di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kepastian Rocky Masuk Indonesia, Ini Jawaban Daihatsu

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Lama nggak kedengaran kabarnya, akhirnya ketahuan juga mini SUV Daihatsu Rocky lagi dites di jalanan Indonesia, tebakan saya sih lokasi jepretnya di Tanjung Priok yang masih deket sama kantor pusat dan pabrik ADM. Platnya juga putih merah tipikal buat mobil tes. Dari foto ini, yang kelihatan di unit tes ini ada handle pintu, pilar A, spion, desain pelek, dan kalau lihat ada segitiga atas itu buat antena shark fin. Ini juga menjawab pertanyaan kapan Rocky akan masuk Indonesia, mengingat beberapa rivalnya seperti Kia Sonet dan Nissan Magnite juga sedang dites jalan dan akan meluncur dalam waktu dekat, bedanya kalau keduanya CBU India, nah baik Rocky dan Raize kemungkinan besar akan diproduksi di Indonesia, sekaligus (bisa jadi) sebagai produk DNGA pertama di negara ini. Lagipula, banyak yang belum tahu kalau sebenarnya mereka juga sudah memproduksi salah satu komponen mesin KR Turbo (yang dipakai Rocky dan Raize) yaitu crankshaft dan sudah diekspor ke Jepang mulai Februari 2020 lalu (slide 3, sumber terlampir), jadi paling nggak membuktikan bahwa mereka siap untuk memproduksi produk DNGA di Indonesia... Foto slide 1-2 Anjas via @b_channel_indonesia #daihatsurocky #toyotaraize

A post shared by Indra Radian Fathan (@indra_fathan) on Oct 16, 2020 at 9:57pm PDT

Kendati demikian, terkait bocoran foto ini Amel enggan memberikan komentar. "Perihal tersebut, saya no comment," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.

Tapi sekalipun mobil yang dimaksud benar adalah Rocky, perkiraan paling kuat kendaraan gagah dan mungil tersebut akan melantai di Indonesia pada 2021.

Sebab para petinggi Daihatsu Indonesia sebelumnya telah menegaskan bahwa tidak akan menghadirkan produk baru sepanjang tahun ini. Mereka ingin fokus terhadap jaringan dan model yang ada lebih dahulu.

Rocky sendiri mulai dijual di Jepang pada 5 November 2019 bersama dengan kembarannya, Toyota Raize. Mobil menggantikan model lawas yang dikenal Daihatsu Vigo.

Baca juga: Kurang Tekanan Udara Bisa Picu Pecah Ban, Mitos Atau Fakta?

Di samping sebagai model hasil kerja sama dengan Toyota, Rocky hadir menggunakan platform baru yakni Daihatsu New Generation Architecture (DNGA). Jadi, sensasi berkendara yang disajikan akan berbeda.

Secara dimensi, Rocky memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.620 mm, serta wheelbase 2.525 mm. Mobil ini dibekali mesin 1.0 liter berkonfigurasi tiga silinder segaris DOHC, intercooler turbo yang mampu menghasilkan tenaga 96 tk dan torsi 140 Nm.

Menariknya, Daihatsu Indonesia kini sudah bisa memproduksi salah satu komponen mesin KR Turbo yang digunakan Rocky dan Raize, yakni crankshaft. Bahkan pada awal tahun ini komponen dimaksud sudah diekspor ke Jepang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X