Kegiatan Bongkar Muat di IPCC pada Juni 2020 Masih Lemah

Kompas.com - 14/07/2020, 14:01 WIB
Ekspor mobil TMMINEkspor mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat operasional penanganan kargo kendaraan dan sparepart di Lapangan Terminal IPCC masih belum pulih imbas pandemi virus corona alias Covid-19.

Hal ini seiring dengan adanya pembatasan pada kegiatan produksi dan operasional pabrikan otomotif serta para shipping lines, sehingga secara tidak langsung turut mempengaruhi layanan operasionalnya.

Pada Juni 2020, secara keseluruhan jumlah kargo kendaraan yang dilayani sebanyak 10.019 unit, turun dari rata-rata penanganan kargo beberapa bulan sebelumnya sebanyak 20.789 unit.

Baca juga: Prabowo Geber Maung, Mobil Taktis 4x4 Garapan Pindad

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

"Alat berat sebanyak 335 unit dari rata-rata 854 unit dan general cargo sebanyak 1.501 M3 dari rata-rata 3.869 M3," ujar Sekretaris IPCC, Sofyan Gumelar, di keterangan tertulis, Senin (13/7/2020).

Meskipun demikian ia mengatakan bahwa kegiatan operasional layanan dan penanganan bongkar muat kendaraan tetap dilayani dan berjalan normal sebagai upaya mempertahankan kelancaran arus logistik dan bongkar muat kendaraan.

Upaya tersebut dijalankan dengan strategi pembagian shift bergilir bagi petugas operasional dengan dibekali alat pelindung diri (APD) operasi yang terstandardisasi dan tambahan pelindung untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Saat Parkir Posisi Ban Mobil Harus Lurus

Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Selain itu, untuk tenaga operasional yang bekerja di lapangan selalu menjalankan prosedur kerja dengan cek suhu badan sebelum mulai kerja, memakai masker, jaga jarak, serta menggunakan sarung tangan.

Perseroan juga menyatakan sudah melakukan rapid test dua kali pada semua pegawai baik organik maupun nonorganik dan mengeluarkan edaran kepada semua mitra yg bekerja di area IPCC, wajib menunjukkan hasil rapid test negatif/non reaktif covid saat memasuki wilayah IPCC.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X