Imbas Covid-19, Hyundai Tutup Sementara Pabrik di Korea Selatan

Kompas.com - 02/03/2020, 09:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

SEOUL, KOMPAS.com - Meluasnya peredaran wabah corona ikut memberikan dampak besar bagi industri otomotif global. Setelah mengancam pasokan komponen Toyota, kini covid-19 juga menerjang pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai Motor.

Melansir dari The Economic Times, Hyundai terpaksa menutup sementara fasilitas pabrik yang berlokasi di Ulsan setelah salah satu karyawannya dinyatakan positif corona.

Langkah penutupan pabrik dikabarkan juga sekaligus menjadi upaya melakukan sterilisasi. Namun demikian, dampak yang diakibatkan cukup membuat kerugian besar bagi Hyundai.

Baca juga: SUV Murah Suzuki XL7 Sudah Terjual 1.200 Unit

Saham dari produsen mobil yang baru berinvestasi di Indonesia itu langsung turun sebanyak 5 persen. Belum lagi ditambah dengan kerugian bisnis setelah Hyundai mulai memproduksi sendiri suku cadang pasca-terganggunya pasokan dari China.

Pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatanenglish.visitkorea.or.kr Pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan

"Perusahaan juga telah menempatkan kolega yang melakukan kontak dekat dengan karyawan yang terinfeksi corona dalam karantina sendiri. Beberapa langkah juga ditempuh untuk melakukan pengujian terhadap kemungkinan infeksi tersebut," kata salah satu juru bicara dari serikat pekerja Hyundai Motor.

Seperti diketahui, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang rentan terhadap wabah corona. Virus tersebut menyebar dengan cepat, dan pada akhir Februari 2020 dikabarkan jumlahnya telah mencapai 2.022 kasus.

Baca juga: Ancaman Virus Corona, Geneva Motor Show 2020 Dibatalkan

Hyundai memiliki lima fasilitas pabrik di Ulsan. Dengan jumlah pekerja sebanyak 34.000 orang, Hyundai diklaim mampu memproduksi 1,4 juta unit mobil dalam satu tahun.

Hyundai memperkenalkan produk terbarunya, yakni Hyundai IONIQ Electric untuk mendukung kendaraan yang ramah lingkungan di Indonesia.Dok. Hyundai Motor Company Hyundai memperkenalkan produk terbarunya, yakni Hyundai IONIQ Electric untuk mendukung kendaraan yang ramah lingkungan di Indonesia.

Meski kabar penutupan pabrik sudah meluas, tapi sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Hyundai. Termasuk mengenai kelanjutan bisnis ekpor kendaraannya, mengingat beberapa model yang dipasarkan di Indonesia juga didatangkan dari Korea Selatan, seperti Tucson dan Santa Fe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.