Bebas Pajak, Hyundai Belum Pastikan Harga OTR Mobil Listrik Ioniq di Jakarta

Kompas.com - 25/01/2020, 13:31 WIB
Hyundai Ioniq dijual lebih murah di Eropa, namun dengan kemampuan yang lebih baik ketimbang Toyota Prius. auto expressHyundai Ioniq dijual lebih murah di Eropa, namun dengan kemampuan yang lebih baik ketimbang Toyota Prius.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) resmi memperkenalkan mobil listrik Ioniq, untuk masyarakat Indonesia. Bahkan, sudah bisa dipesan dengan banderol Rp 569 juta off the road.

Lantas, mengingat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 3 tahun 2020 yang berisi tentang pemberian insentif kendaraan listrik berupa pembebasan beban pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), berapa harga jual Ioniq di Jakarta?

"Sejatinya, peraturan terkait insentif itu akan berdampak terutama pada animo masyarakat. Namun karena baru keluar, saat ini kami belum ada informasi lanjutan," kata Deputy Marketing Director PT HMI Hendrik Wiradjaja kepada Kompas.com, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Sudah Bisa Dipesan, Mobil Listrik Hyundai Ioniq Dijual Rp 569 Juta

PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Grab Indonesia meluncurkan 20 mobil listrik Hyundai Ioniq di Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019) PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Grab Indonesia meluncurkan 20 mobil listrik Hyundai Ioniq di Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019)

"Harga on the road kami belum ada data, belum ada informasi yang bisa dibagikan," ucapnya lagi.

Sebagai informasi, pada aturan yang berlaku mulai 15 Januari 2020 sampai 31 Desember 2024 itu disebutkan bahwa kendaraan listrik murni akan dibebaskan dari pajak BBN-KB yang saat ini berlaku sebesar 12,5 persen.

Jika kendaraan dijual dengan harga off the road, di mana distributor atau produsen hanya menginformasikan harga asli mobil, maka pembeli masih akan dikenakan beberapa biaya tambahan.

Adapun tambahan biaya yang dimaksud adalah biaya pajak kendaraan bermotor, BBN-KB, hingga administrasi pengesahan dokumen kelayakan atau legalitas (registrasi dan identifikasi) kendaraan.

Baca juga: Mobil Listrik Hyundai Ioniq, Menjelajah 373 Km Ketika Baterai Penuh

Interior, mirip mobil kebanyakan.Jalopnik Interior, mirip mobil kebanyakan.

Bagi yang sudah selesai mengurus dokumen ini, akan mendapatkan BPKB, STNK, serta pelat nomor kendaraan atau TNKB.

"Lewat Ioniq, kami sejatinya ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Hyundai memiliki mobil listrik yang tidak kalah canggih dan bagus, namun harganya terjangkau. Sekaligus, melakukan edukasi terkait kendaraan listrik itu sendiri," katanya Hendrik,

"Tujuan kami seperti itu, namun jika ada calon pembeli yang berminat, kami tidak menutup kemungkinan dan pasti memberikan tanggapan dengan positif. Asalkan, orang itu tahu dengan jelas bahwa infrastruktur pendukungnya saat ini belum siap," ujar Hendrik.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X