Proses Pembelian Mobil Desa Oleh Konglomerat Afrika Berjalan 5 Tahun

Kompas.com - 07/01/2020, 13:07 WIB
AMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019. Kompas.com/DonnyAMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha terkaya asal Afrika, Aliko Dangote, melalui perusahaannya Dangote Group, memesan 10.000 unit mobil desa buatan Indonesia atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) untuk dipasarkan di Nigeria.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Industri, Putu Juli Ardika mengatakan, pembelian akan dilakukan secara bertahap selama lima tahun.

"Mudah-mudahan bisa dilakukan (pembelian) mulai tahun ini. Rencananya pada tahap awal ialah 1.000 unit. Bertahap," kata Putu saat dikonfirmasi KOMPAS.com, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Tiga Kegunaan Mobil Desa yang Dikirim ke Afrika

AMMDes siap diekspor ke-49 negara AMMDes siap diekspor ke-49 negara

Adapun alasan Dangote Group tertarik pada kendaraan pedasaan ini ialah kepraktisan dan kegunaannya yang beragam. Namun jenis AMMDes yang akan diekspor ke sana belum diputuskan.

"Akhir bulan ini mereka akan datang untuk melakukan pengecekan unit sample dan akan dibawa ke sana," kata Putu.

Perlu diketahui, Dangote Group merupakan perusahaan multinasional asal Nigeria yang bergerak di bidang industrial seperti semen dan komoditas seperti gula dan tepung.

Perusahaan telah beroperasi di beberapa negara seperti Afrika Selatan, Kongo, hingga Ghana.

"Mereka meminta AMMDes dalam tiga aplikasi atau kegunaan. Pertama, sebagai penjernih air, pengupas padi, dan untuk pengolahan gari (fregmentasi singkong) yang salah satu bahan pangan mereka di sana (Afrika)," ucap Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X