Tren Modifikasi Motor 2020

Kompas.com - 29/12/2019, 10:05 WIB
Kawasaki W175 Custom Chopper Inggris Dok. KustomfestKawasaki W175 Custom Chopper Inggris
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Arah modifikasi atau kustom chopper bobber ditengarai masih akan stabil pada 2020. Alasannya dua model tersebut atau gabungan keduanya merupakan gaya klasik yang tak lekang zaman.

Wahyu Diwa, builder dari Diwa Creative Studio di bilangan Depok, Jawa Barat mengatakan, terbukti kustom dengan gaya chopper bobber tetap stabil beberapa tahun ke belakang, pedahal yang lain mulai meredup.

"Menurut saya 2020 akan populasi chopper bobber makin banyak. Tren ini mungkin akan menggeser cafe racer yang sudah menjadi tren jauh tahun tahun sebelumnya," kata Wahyu kepada Kompas.com, belum lama ini.

Yamaha XS650Foto: Istimewa Yamaha XS650

Baca juga: Koleksi Motor Custom Jokowi, Semua Bergaya Chopper

Tema paduan chopper bobber tetap ramai bahkan sejak 2018 silam. Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest yang juga builder, Retro Classic Cycles, mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang membuat aliran ini masih tinggi peminat.

"Saya lihat chopper bobber masih terus berkembang. Ada side effect dari Pak Jokowi yang kebetulan beli motor kustom chopper. Dari situ, berkembang penialian orang bahwa motor kustom ya itu seperti motor pak Jokowi, chopper," ucap Lulut beberapa waktu lalu.

Replika chopper milik Presiden JokowiKOMPAS.com/Gilang Replika chopper milik Presiden Jokowi

Pertimbangan lain, karena tema chopper tidak ''cepat basi'' dan bisa diterapkan pada segala jenis motor. Mau kustom motor chopper tidak harus menggunakan basis motor besar tapi juga motor kecil, tinggal bagaimana penyesuaiannya.

Baca juga: Yamaha XS650 Bobber dengan Sisipan Trail dan Scrambler

Aliran lain seperti tracker dan scrambler disebut tetap stabil sebab tren dual puprpose masih bertahan. Bahkan sepanjang 2019 mulai muncul balapan flat track yang bertujan sekadar rekreasi atau bersenang- senang.

Suzuki GSX-R 400 Unibody Cafe RacerSTANLY RAVEL Suzuki GSX-R 400 Unibody Cafe Racer

Adapun tren cafe racer diprediksi makin redup. Wahyu mengatakan ada beberapa alasan, pertama ialah soal ergonomi. Model cafe racer biasanya single seater dan setang bungkuk mungkin banyak yang sadar mulai kurang nyaman.

Model seperti urban street tracker dan street scrambler dipilih sebab bisa menjelajah jauh untuk berbagai medan jalan. Pehobi motor juga ingin membawa motornya ke tempat-tempat jauh jadi kenyamanan yang diutamakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X