Jalan Tol Bukan buat Sepeda Motor, Ini Alasannya

Kompas.com - 15/12/2019, 16:57 WIB
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek memiliki beberapa fitur keselamatan untuk keadaan darurat. Kementerian PUPRJalan Tol Layang Jakarta-Cikampek memiliki beberapa fitur keselamatan untuk keadaan darurat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia sedang gencar membangun infrastruktur jalan bebas hambatan, yang menjadi penghubung antar kota. Namun, tidak seperti di luar negeri, jalan tol di Indonesia masih terbatas buat kendaraan roda empat atau lebih.

Ada banyak alasan mengapa sepeda motor di Indonesia tidak boleh masuk ruas jalan tol. Alasan utama adalah hal keselamatan.

Ketika motor melintas di jalan bebas hambatan, tentu saja akan bersinggungan dengan kendaraan lain yang memiliki bobot dan ukuran yang lebih besar.

Ini dapat membahayakan pengendara sepeda motor tersebut karena rata-rata kendaraan roda empat atau lebih berjalan secara konstan dan terhitung kencang.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan rata-rata pengendara motor di Indonesia belum paham dan taat aturan dalam berlalu lintas di jalan raya. Apalagi bila bicara jalan bebas hambatan.

Baca juga: Ketua AISI Bicara soal Wacana Motor Masuk Tol

“Ditambah lagi kebiasaan dan sikap pengendara motor yang masih jauh dari kata selamat. Seperti ugal-ugalan, melanggar peraturan, nggak full gear, coba-coba atau ngetes kecepatan motor, balapan (trek-trekan) dan lain-lain,” ujar Sony.

Kecepatan kendaraan di tol kan ada batas minimalnya yakni 60 kpj. Tambah Soni. Jika pemotor melintas di jalan tol dengan kecepatan minimal tersebut bahkan lebih, kendaraan roda dua akan mudah oleng yang berasal dari streamline mobil ataupun crosswind sehingga motor mudah jatuh atau slip.

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Jalan tol di Indonesia saat ini sudah tersambung antar kota bahkan provinsi. Karakteristik jalan yang lurus dan panjang cenderung membosankan dan membuat pengendara tidak fokus, terlebih khusus bagi pengendara roda dua ketika melewati jalan bebas hambatan.

" Motor-motor di Indonesia rata-rata kan matik atau ber-cc kecil, dimana peruntukkannya hanya jarak dekat atau dalam perkotaan saja, bukan dirancang untuk jarak jauh yang iklimnya panas,” tutup Sony.

Baca juga: Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Sudah Bisa Dilintasi Secara Gratis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X