Hindari Macet, Ini Prediksi Waktu Puncak Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 10/12/2019, 09:01 WIB
Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) telah memprediksi puncak arus mudik dan balik libur Natal dan tahun baru yang akan terjadi beberapa kali.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub Sugihardjo menjelaskan, berdasarkan hasil survei online, puncak mudik akan terjadi mulai akhir pekan depan.

Puncak semua moda transportasi dimulai pada 20 dan 21 Desember 2019. Namun, kemungkinan untuk transportasi jenis bus akan terjadi pada Sabtu (21/12/2019).

"Diharapkan ini menjadi perhatian untuk pengendalian," ujar Sugihardjo, di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Jangan Salah, Tol Layang Jakarta-Cikampek Hanya untuk Jarak Jauh

Tidak hanya itu, Sugihardjo juga memprediksi lonjakan arus lalu lintas bakal kembali terjadi jelang malam Natal (24/12/2019). Hal ini lantaran kebanyakan para pekerja baru melakukan cuti bersama pada tanggal tersebut.

Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).

Sementara itu, untuk puncak berikutnya lebih terkait libur tahun baru yang diprediksi terjadi mulai dari 27 Desember 2019. Sedangkan untuk arus balik, khusus untuk moda transportasi darat akan dimulai sejak tanggal 1 dan 2 Januari 2020.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Dibuka Hanya untuk Kendaraan Golongan I

"Dari survei online untuk darat, kita dapatkan waktu terbanyak yang dipilih memulai perjalanan ternyata pagi hari, mulai dari pukul 04.00 WIB hingga 08.00 WIB. Setelah itu naik lagi di jam 20.00 WIB sampai 22.00 WIB, waktu ini hampir sama dengan arus balik juga," kata Sugihardjo.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

Lebih lanjut, Sugihardjo juga membeberkan bahwa 60 persen pemudik akan didominasi dari Jakarta dan Jawa Barat.

Sementara tujuan terbanyak, sekitar 27 persen mengarah ke Jawa Tengah, 13 persen ke Yogyakarta dan Jawa Barat, serta sekitar 17 persen ke Jawa Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X