Jawaban Daihatsu soal Ayla Bermesin Turbo

Kompas.com - 16/11/2019, 07:22 WIB
Daihatsu Ayla Turbo di GIIAS 2018. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRIDaihatsu Ayla Turbo di GIIAS 2018.
Penulis Stanly Ravel
|

KOLAKA, KOMPAS.com - Kabar Daihatsu sedang mengembangkan mesin 1.000 cc turbo memang sudah ramai beredar. Pun, informasi ini sudah diakui oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Sayangnya, untuk teka-teki soal model mana yang akan menggunakan mesin tersebut, sampai saat ini masih menjadi tanda tanya. Bahkan Daihatsu pun masih enggan untuk memberikan banyak komentar.

Direktur Penjualan PT ADM Amelia Tjandra hanya menjelaskan bahwa mesin tersebut sampai saat ini masih dikembangkan. Sementara untuk studi pasar, meski ada permintaan, tetapi pasarnya tidak besar.

Baca juga: Daihatsu Terios Kejar Sunset di Sungai Terpendek Dunia

Daihatsu Ayla Turbo di Surabaya Daihatsu Ayla Turbo di Surabaya

"Kami khususnya tim RnD (research and development) itu lagi studi. Kami lihat pasarnya, yang sudah mulai duluan itu kan Honda. Kami juga lihat laku atau tidak dengan harganya karena pastinya ada beda antara mesin turbo dengan yang tidak," kata Amel kepada wartawan di sela-sela petualangan Terios 7 Wonders, di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (15/11/2019).

Sementara untuk rumor mengenai mesin turbo tersebut bakal dikembangkan untuk mobil murah ramah lingkungannya atau LCGC, yakni Ayla, Amel hanya mengatakan bahwa Daihatsu sampai saat ini pihaknya tidak merencanakan hal tersebut.

Menurut Amel, menyandang status sebagai mobil LCGC, Ayla tidak akan proporsional secara harga bila mengaplikasi turbo.

Baca juga: Daihatsu Klaim Mendominasi Penjualan di Sulawesi Tenggara

SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky

Kisaran harganya diklaim Amel akan melambung tinggi dan tak sesuai dengan statusnya sebagai mobil yang terjangkau secara harga.

"Tidak akan bisa menjadi LCGC, kan untuk LCGC itu yang penting harga murah. Kalau ambil mesin dari Jepang juga akan mahal. Memang kalau mau gunakan itu harus produksi sendiri agar terjangkau, tapi harus melihat pasarnya karena investasinya besar. Tapi untuk LCGC itu rasanya tidak," ucap Amel.

Di sisi lain, Daihatsu baru saja meluncurkan produk terbaru di Jepang, akhir Oktober 2019 lalu, generasi terbaru Rocky. Sport utility vehicle (SUV) entry level ini seolah kebetulan dibekali mesin 1.000 cc turbo.

Bisa jadi ini kebetulan, atau memang riset tentang Rocky sebagian juga dilakukan di Indonesia, karena bakal dipasarkan juga di sini. Ini spekulasi!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X