Reaksi Gaikindo Soal Chevrolet Hengkang dari Indonesia

Kompas.com - 29/10/2019, 15:32 WIB
Chevrolet Blazer 2019. Dok. GMChevrolet Blazer 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) Yohannes Nangoi mengaku terkejut mendengar kabar bahwa Chevrolet memutuskan untuk mengakhiri aktifitas penjualannya di Indonesia.

Padahal, pabrikan asal Amerika Serikat (AS) tersebut terus berjuang untuk tumbuh di pasar otomotif Indonesia. Namun memang, dalam segi penjualan, performa Chevrolet selalu mengalami penurunan.

"Kami tidak tahu dan terkejut pula Chevrolet ingin keluar di 2020. Kita tidak tahu permasalahan dan pertimbangannya mereka, namun sebelumnya memang sudah menginformasikan ke Gaikindo," kata Nangoi saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Perjuangan Panjang Chevrolet di Pasar Otomotif Indonesia

Chevrolet Trax 2017General Motors (GM) Indonesia Chevrolet Trax 2017

Chevrolet, lanjutnya, memang mengalami masa-masa sulit khususnya saat pabrikan tidak lagi memproduksi mobil di dalam negeri sejak 2015. Berdasarkan data gaikindo, mereka mengalami penurunan penjualan hingga 30 persen per tahun.

"Dahulu mereka memproduksi mobil di Indonesia, itu bagus. Tapi karena beberapa pertimbangan, mereka memutuskan untuk menghentikannya dan impor. Setelah itu volumenya mengecil, tentu itu membuat semakin sulit dan berat," katanya.

Nangoi berharap suatu saat Chevrolet kembali lagi dengan strategi yang lebih menarik. Sebab beberapa tahun ke depan, persaingan industri otomotif di Indonesia akan semakin seru.

"Ini sejalan dengan banyaknya merek otomotif yang ingin masuk Indonesia, pasar di Indonesia itu sangat besar dan potensial. Memang disayangkan untuk kehilangan Chevrolet," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X