Ini Tanda-tanda Sokbreker Mobil Sudah Harus Diganti

Kompas.com - 16/10/2019, 13:41 WIB
Peredam kejut pada bagian mobil IstimewaPeredam kejut pada bagian mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagian kaki-kaki mobil merupakan salah satu komponen vital selain mesin. Kaki-kaki mendapat tekanan paling besar dari bobot kendaraan, kenyamanan dan keamanan dapat terganggu jika komponen ini bermasalah.

Sokbreker jadi komponen yang berfungsi meredam segala guncangan di jalan. Jalanan tidak rata, berlubang, hingga beragam kondisi lainnya dapat dilalui dengan nyaman berkat sokbreker.

Seiring usia dan pemakaian, daya redam sokbreker menurun. Efeknya sokbreker tak mampu lagi meredam dengan baik saat dipakai berkendara.

Baca juga: Cari Mobil Bekas, Pilih Bodi Mulus Atau Mesin Bagus?

Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as rodaKompasOtomotif - AFH Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as roda

“Mobil akan terasa limbung saat dikendarai, tidak nyaman saat kecepatan tinggi atau rendah,” ujar Rudi Ganefia, Service Head Auto2000 Krida, Jakarta Selatan kepada Kompas.com (16/10/2019).

Rudi juga mengatakan, sebetulnya ada cara mudah untuk mengetahui kapan sokbreker mobil harus diganti.

Pertama dilihat dari fisiknya, jika terjadi rembesan atau bocoran artinya ada kebocoran pada seal sokbreker. Hal ini jadi salah satu yang menurunkan performanya.

Baca juga: Perawatan Mudah dan Pajak Murah Jadi Daya Tarik Mobil Bekas

Ilustrasi suspensi mobillowvolumevehicle.co.nz Ilustrasi suspensi mobil

Selain itu dapat dilihat juga dari ayunan suspensi saat melalui jalanan rusak atau polisi tidur, jika terjadi ayunan berlebih tandanya sokbreker sudah mati.

“Perhatikan ayunan mobil saat lewat polisi tidur, kalau lebih dari tiga kali mengayun, bisa jadi sokbreker mulai lemah,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X