Setelah 20 Tahun, Balap Mobil Kelas Dunia Kembali ke Indonesia

Kompas.com - 21/09/2019, 12:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Panitia Formula E dari FIA seusai konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Panitia Formula E dari FIA seusai konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com – Jakarta telah dipastikan menjadi salah satu kota yang menyelenggarakan Balap Formula E-Prix pada musim 2020.

Formula E-Prix merupakan salah satu agenda di bawah naungan federasi tertinggi olahraga balap dunia, yaitu FIA (Federation Internationale de Automobile).

Dengan hadirnya seri balap ini, Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event motorsport kelas dunia. Meski begitu, hal ini disebut bukan yang pertama.

Baca juga: Gelar Formula E di Jakarta, Sebisa Mungkin Tidak Menutup Jalan

Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).Tim Jagonya Ayam Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).

Sadikin Aksa, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia ( IMI), mengatakan, jika Indonesia sudah menyelenggarakan balap paling bergengsi sejak 1997.

“Akhirnya setelah 20 tahun lebih kita punya FIA event di Indonesia. Ini merupakan kebanggaan buat kita, kembalinya kejuaraan bergengsi balap roda empat ke Indonesia,” katanya di press conference Jakarta E-Prix 2020 (20/9/2019).

Menurutnya, balap kelas dunia pertama di Indonesia yaitu GP500 yang sekarang menjadi MotoGP. Kemudian kejuaraan dunia Motocross (MXGP), hingga ajang World Rally Championship.

Baca juga: Mencari Jalur yang Paling Pas buat Sirkuit Formula E di Jakarta

Pebalap bersaing dalam lomba Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.AFP/GETTY IMAGES/David Dee Delgado Pebalap bersaing dalam lomba Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.

“Alhamdulilah sekarang kita udah dapet dua, tapi dua-duanya MXGP, di Palembang dan Semarang. Dengan adanya Formula pada 2020, target saya dapat tiga balap FIA sudah tercapai,” ujarnya dalam acara yang berlangsung di silang Monas, Jakarta Pusat.

Meski terbilang baru, Sadikin mengatakan, balap Formula E merupakan inisiator dari balap kendaraan bertenaga listrik. Ia memprediksi ke depannya bakal banyak kejuaraan dunia yang menggunakan teknologi ini.

“Kejuaraan ini termasuk paling baru di dunia, di mana balap mobil elektrik adalah the future of motorsport. Bisa dibilang Formula E merupakan inisiator dari balap elektrik. Olahraga lain mulai mengikuti balap elektrik, tapi Formula E adalah inisiatornya,” kata Sadikin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X