Dilarang Beroperasi di Jakarta, Harga Mobil Tua Bisa Anjlok

Kompas.com - 02/08/2019, 10:04 WIB
Salah satu sedan Mercedes Benz bekas yang dipajang di diler 81, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSalah satu sedan Mercedes Benz bekas yang dipajang di diler 81, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan instruksi gubernur (ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara Ibu Kota. Salah satu arahannya, yakni membatasi peredaran kendaraan pribadi di atas 10 tahun.

Anies meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta agar menyiapkan aturan pembatasan usia kendaraan pribadi, yang pada 2025 dilarang beroperasi.

Apabila wacara itu jadi diberlakukan maka harga mobil tua akan semakin turun, bahkan anjlok karena tidak ada warga Ibu Kota yang membeli.

"Sudah pasti harganya semakin turun, di negara yang memberlakukan aturan ini juga seperti itu. Otomatis harga mobil tuanya menjadi sangat murah sekali," ujar Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua sekaligus pemerhati mobil bekas Herjanto Kosasih ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Baca juga: Anies Larang Mobil Tua Beroperasi, Ini Reaksi Pedagang Mobil Bekas

Heru yang juga pedagang mobil seken di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua menjelaskan, setiap tahun harga mobil bekas mengalami penurunan harga antara tujuh hingga 10 persen, jika aturan ini berlaku maka penyusutannya semakin tinggi lagi.

"Bisa murah sekali harganya dan peminatnya juga akan semakin kecil. Mobil-mobil tua peredarannya akan ke daerah-daerah yang tidak memberlakukan aturan ini," kata dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X