Mungkinkah Ubah Mobil Biasa Jadi Mobil Listrik?

Kompas.com - 30/07/2019, 10:40 WIB
BMW resmi memasarkan mobil baru berteknologi listrik, i3s di GIIAS 2019. Kompas.com/Setyo AdiBMW resmi memasarkan mobil baru berteknologi listrik, i3s di GIIAS 2019.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Perbedaan mendasar antara mobil konvensional (Internal Combustion Engine atau ICE) dengan yang berteknologi hibrida dan listrik ada pada mekanisme dapur pacunya. Baik eksterior maupun interior mobil, serta fitur yang ada hampir tak berubah.

Oleh sebab itu, sebagaimana dikatakan Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, mobil konvensional bisa saja langsung dikonversi menggunakan teknologi hibrida maupun listrik.

"Pengembangan produk sekarang secara kapabilitas apakah bisa jadi hybrid, memang bisa. Seperti C-HR, Alphard, Camry, jadi model lain rasanya bisa kita adopsi," ujar Soerjo saat ditemui di GIIAS 2019, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Tetapi, konversi jangan dilakukan sendiri atau bersama bengkel langganan. Sebab penyesuaian yang dilakukan terbilang rumit dan berbahaya.

Baca juga: Instalasi Home Charging Mobil PHEV Jangan Sembarangan

"Penyesuaiannya terutama pada bagian besi pelindung, kabel, dan hal yang berkaitan dengan baterai lainnya. Mobil listrik itu lebih rentan, korsleting," ucap pakar Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Sigit Puji Santosa pada kesempatan terpisah.

Di Eropa sendiri, lanjut dia, masih sering terjadi mobil listrik yang tiba-tiba terbakar. Setelah dilakukan investigasi, hal itu terjadi karena adanya korsleting. Padahal, mobil terlihat baik-baik saja awalnya.

Melakukan konversi mobil konvensional ke hibrida atau listrik di Indonesia sendiri sebenarnya diperketat oleh peraturan tentang layak jalan dan uji tipe. Praktik konversi, masuk dalam kategori modifikasi.

"Peraturan yang ada elektrifikasi harus uji tipe kembali. Ada syarat merubah spek dari ICE ke EV (Electric Vehicle), harus mendapat rekomendasi dari APM-nya. Memang juklak (petunjuk pelaksanaan) terkait modifikasi ini belum ada," ucap Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Kementrian Perhubungan, Dewanto Purnachandra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X