Kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Diterapkan Tahun Ini

Kompas.com - 26/06/2019, 07:02 WIB
SWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK. KompasOtomotif-donny aprilianandaSWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) naik dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Rencana ini disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian usulan revisi Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang BBNKB bersama DPRD DKI Jakarta.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, sekarang ini sedang menunggu Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang BBNKB disahkan oleh DPRD.

"Kita berharap Raperdanya bisa disahkan tahun ini. Jika tahun ini, maka penerapan tarif baru itupun akan dimulai tahun ini juga," ucap Faisal ketik dihubungi Kompas.com, Selasa (25/6/2019) malam.

Baca juga: Siap-siap, STNK Mati 2 Tahun Data Kendaraan Akan Dihapus

Ketika ditanya lagi mengenai waktu tepatnya, Faisal masih menutup rapat informasi itu. Dia hanya berharap DPRD DKI Jakarta bisa segera meresmikan peraturan yang baru, sehingga dapat direalisasikan tahun ini atau dalam waktu dekat.

Menurut Faisal, kenaikan ini bertujuan menyamakan pajak DKI dengan daerah lainnya, karena hanya daerah Ibu Kota yang belum mengalami kenaikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan kenaikan ini sudah diusulkan sejak awal tahun. Jawa Barat sudah mengesahkan perda kenaikan BBNKB sejak Januari 2019.

"Jadi DKI yang belum naik sendiri. Kita sesuaikan, biar sama rata. Jadi orang beli motor di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sama 12,5 persen," ujar Faisal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X