2 Merek Motor Listrik yang Dipamerkan di JFK 2019

Kompas.com - 07/06/2019, 11:04 WIB
Selis E-Max KOMPAS.com/GilangSelis E-Max
|

JAKARTA, KOMPAS.com -Tren untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia ternyata tidak hanya diikuti oleh pabrikan besar, seperti merek asal Jepang, Eropa, hingga China. Produsen yang masih kecil pun, seperti Selis dan U-Winfly turut serta, salah satunya dengan memamerkan produk di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019.

Selis sendiri sebenarnya bukan nama baru di industri otomotif dalam negeri, merek ini cukup rajin mengikuti pameran seperti IIMS dan GIIAS. Kini merek yang selama ini lebih dikenal dengan produsen sepeda listrik tersebut juga menawarkan motor listrik bernama Selis E-Max.

Baca juga: Pakai Motor Listrik Tidak Bisa Asal, Ada Aturannya

Menariknya, Selis E-Max merupakan motor listrik yang diklaim legal di jalan raya. Sebagai bukti, Selis memajang Sertifikat Uji Tipe dari Kementerian Perhubungan dan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dari Kepolisian.

"E-Max tahun lalu sudah ada, tapi baru tahun ini keluar surat-suratnya. Selama ini banyak konsumen yang bertanya soal surat, dan apakah bisa dipakai di jalan raya, jadi kita buatkan surat-suratnya," kata wiraniaga Selis kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2019).

Surat-surat Selis E-MaxKOMPAS.com/Gilang Surat-surat Selis E-Max

Selis E-Max memakai motor listrik 1.200 W. Kecepatannya bisa sampai 50 kpj dan sejauh 40 km tapi tergantung bobot pengendara. Baterainya berspesifikasi 60V/20 Ah, lama waktu pengisian baterai dari kosong sampai penuh sekitar 5 jam.

"Selis E-Max merupakan model terbesar Selis dan salah satu model yang paling laris. Motor ini sudah dibikin di Indonesia, walaupun motornya masih impor. Selis E-Max dibuat di pabrik Selis di Cikupa, Tangerang," kata wiraniaga tersebut.

Baca juga: Tanggapan Yamaha soal Motor Listrik dan Hibrida di Indonesia

U-Winflly Blue WhaleKOMPAS.com/Gilang U-Winflly Blue Whale

Sedangkan merek pendatang baru U-Winfly asal China yang turut menawarkan beberapa motor listrik seperti Blue Whale dan Sunny tak memakai surat. Meski sebagai motor, tetapi diklaim tidak perlu STNK karena masuk golongan sepeda listrik.

"Ini motor listrik, kalau sepeda kita punya jenis lain lagi. Tetapi tidak perlu STNK tidak butuh surat-surat karena masih golongan sepeda. Kecepatannya juga masih pelan tidak sampai 100 kpj," kata wiraniaga U-Winfly di Hall B, JIExpo, Kemayoran.

Secara spesifikasi, U-Winfly Blue Whale memakai motor listrik 2.000 W. Kecepatannya bisa sampai 60 kpj, dan dibekali pengereman cakram depan belakang. Baterainya berspesifikasi 72V/30 Ah, dengan jarak tempuh paling jauh mencapai 100 km.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X