Mudik Pakai Motor dengan Beragam Risikonya

Kompas.com - 19/05/2019, 15:02 WIB
Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017) Otomania/Setyo AdiPemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor. Tapi itu hanya sekadar anjuran karena pemerintah tidak bisa melarang pemudik menggunakan motor.

Untuk itu ada baiknya mengenali faktor apa saja yang berpengaruh ketika mudik menggunakan sepeda motor. Hal ini penting karena dengan mengenali faktor-faktor tersebut dapat memperkecil risiko saat mudik.

"Ada tiga faktor yang perlu diketahui pemudik bersepeda motor, yaitu faktor manusia, faktor kendaraan dan faktor lain. Kenali ini mampu mempersempit peluang terjadinya kecelakaan, sekaligus memperkecil risiko fatalitas jika terjebak petaka jalan raya," kata Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), kepada Kompas.com.

Edo mengatakan, faktor manusia ada tiga yaitu kesehatan fisik, stabilitas emosi, dan teknik berkendara. Tiga hal dari faktor manusia ini memiliki peran paling penting sebab merupakan dasar sesorang sanggup berkendara dengan aman.

"Kita tahu, saat tubuh tidak bugar konsentrasi bakal terganggu. Keletihan, dehidrasi, debu, asap, cuaca panas, kemacetan, hingga kebisingan suara kendaraan, bisa memicu stres. Kuasai teknik berkendara yang aman dan selamat," katanya.

Faktor kedua yaitu faktor kendaraan, tidak hanya badan yang mesti sehat motor yang dipakai juga harus keadaan prima. Cek kondisi motor mulai kaki-kaki hingga mesin sebelum mudik. Datangi bengkel dan minta diperbaiki kerusakan sekecil apapun.

"Faktor ketiga yaitu faktor lain-lain. Menyangkut barang bawaan, penumpang, jadwal istirahat, tempat istirahat, rute, waktu berpergian, waktu tidur yang cukup hingga perlengkapan keselamatan yang diperlukan saat mudik," kata Edo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.