Ini Orang Indonesia Pertama yang Jadi Instruktur BMW Motorrad

Kompas.com - 19/05/2019, 14:32 WIB

Imanuel Pratna, instruktur orang Indonesia pertama bersertifikat dari BMW Motorrad Jerman. Foto: KOMPAS.com/Gilang Imanuel Pratna, instruktur orang Indonesia pertama bersertifikat dari BMW Motorrad Jerman.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - BMW Motorrad Indonesia kini punya kepala instruktur baru seorang pebalap nasional Imanuel Pratna. Dia merupakan orang Indonesia pertama yang jadi instruktur bersertifikat resmi dari BMW Motorrad Jerman.

Pebalap yang tahun lalu menjajal ajang WSSP 300 di Eropa bersama tim Yamaha itu mendapatkan sertifikasi dari BMW Motorrad International Instructor Academy yang digelar oleh BMW Filipina pada awal tahun 2019.

"Sebelumnya tidak pernah BMW Motorrad bikin di luar Jerman. Kalau orang Indonesia mau jadi instruktur harus ke Jerman. Kebetulan kemarin buka di FIlipina, mereka mengundang semua yang ada di Asia. Tapi juga tidak semuanya lulus, karena memang diuji keterampilannya," kata Imanuel belum lama ini.

Baca juga: BMW Motorrad Gelar Kualifikasi GS Trophy 2020 di Sentul

GS TrophyFoto: Peter Musch/Brake-magazine GS Trophy

Memiliki sertifikasi sebagai instruktur di BMW Motorrad tidak mudah. Berbagai tes harus dilewati mulai dari tes lisan dan tulisan hingga tes praktik mengendarai motor. Tes praktik pun terbagi dua yaitu motor jalan raya dan motor enduro.

Juri atau yang disebut sebagai marshall yang menilai juga tidak sembarangan. El panggilan Imanuel mengatakan, marshall yang bertugas semuanya merupakan instruktur senior dari Jerman yang biasa melatih di enduro park BMW di Hechlingen.

"Ada tes tertulis juga, jadi kita mesti tahu semua yang berhubungan dengan sejarah BMW. Kemudian tes praktik pakai motor, ada tes on-road dan off-road. Di situ yang sulit, ada beberapa yang tidak lulus," katanya.

Baca juga: BMW Motorrad Masih Pikir-pikir Ikut GIIAS 2019

Dengan postur tinggi 168 cm dan berat 62 kg, postur El tergolong rata-rata orang Indonesia. Apalagi umurnya saat ini masih 22 tahun dan membuatnya sebagai salah satu instruktur BMW Motorrad paling muda di kawasan Asia.

"Waktu ikut pelatihan dan mau mengambil sertifikat instruktur saya merupakan yang paling muda. Kalau soal postur di Asia masih lumayan, tapi kalau buat Eropa mungkin iya juga saya termasuk yang kecil," kata Imanuel yang pernah balapan Suzuka 4 Hours.

Karir

2005: 2nd 65cc Motocross National, 5th 65cc FIM UAM Asia Motocross
2006: 5th cadet Kart Nasitonal Championship
2011: 3rd 150 cc IRS National Championship
2012: 3rd 250 cc IRS National Championship
2013: 6th 600 cc IRS National Championship
2014: Suzuki 4 Hours Endurance race Champion
2015: Yamaha Factory Racing Rider ARRC 250
2016: 3rd ARRC AP250 Rd 6 Race 2, 8th ARRC AP250 Championship
2018: World SSP 300
2019: Certified BMW Motorrad International Instructor Academy

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X