Mau Lebaran ke Jakarta, Maaf Tak Bisa Lewat Tol

Kompas.com - 16/05/2019, 15:23 WIB
Mobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOMobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019, pemerintah akan menerapkan lajur satu arah di tol Cikampek mulai tanggal 30 Mei - 2 Juni 2019. One way dimulai dari Km 29 GT Cikarut sampai pintu keluar tol Brebes Barat Km 262.

Karena adanya pengalihan ini, pengendara dari Jawa Tengah atau tempat lain dengan tujuan ke Jakarta atau jalur yang dilewati one way tidak bisa lewat tol. Mereka akan dialihkan ke jalan nasional yaitu Jalur Pantura mulai di pintu keluar tol Brebes Barat.

Baca juga: Potensi Bahaya saat Istirahat Mudik di Dalam Kabin Mobil

"Sebab saat arus mudik badan jalan ini jadi mubazir. Sedikit yang lewat sana (ke arah Jakarta) dibandingkan dengan kendaraan yang keluar (ke arah Jawa Tengah), paling hanya 20-30 persen. Jadi buat yang dari arah Timur (Semarang) kita alihkan ke Pantura," kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin kepada Kompas.com, Kamis (16/5/2019).

Kombes Pol Benyamin mengatakan, meski terkesan menyampingkan kebutuhan pengguna jalan yang lain tapi hal ini sangat dibutuhkan dalam keadaan mendesak. Tanpa mudik pun saat ini Cikampek sudah terkenal macet karena sedang ada pembangunan.

"Jadi kita sosialisasikan kalau ada orang mau ke arah Jakarta dari Semarang, mereka sebaiknya jalan tanggal 29 Mei supaya tidak kena one way. Pun dengan warga Bandung kalau ke Jakarta bisa lewat Puncak. Di sana pun pasti padat tapi yang penting mengalir,"

Setelah one way saat arus mudik selama empat hari 30 Mei - 2 Juni 2019 akan dilanjutkan dengan one way arus balik yakni tanggal 8-10 Juni 2019. Tujuannya yaitu untuk mengurai penumpukan kendaraan yang akan masuk Jakarta.

"Kalau kita tidak lakukan hal ini macet di Cikampek bisa mengunci. Tentu kita tidak ingin pengalaman yang sudah-sudah terjadi lagi. Kalau ada kemacetan itu pasti terjadi tapi yang penting jalan, tidak sampai mengunci atau diam," kata Benyamin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X