Yamaha Kucurkan Dana Rp 2,1 Triliun buat Grab

Kompas.com - 13/12/2018, 16:41 WIB
Logo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab. KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha bergerak ke arah bisnis baru dalam bisnis transportasi. Dikabarkan, produsen sepeda motor asal Iwata, Jepang tersebut mengumumkan bekerja sama dengan Grap Holding Inc yang berkantor di Singapura.

Dari pengumuman resmi dikatakan Yamaha Motor Corp akan menginvestasikan 150 juta dollar AS atau setara dengan Rp 2,1 triliun kepada Grab. Dana ini nantinya digunakan untuk membentuk kerja sama strategis dalam bisnis ojek online di Asia Tenggara dengan fokus utama di Indonesia.

Kedua perusahaan ini memunculkan kerja sama untuk layanan masa depan dengan menerapkan solusi serta inovasi yang memanfaatkan teknologi Yamaha. Ini termasuk terkait teknologi keamanan dan keselamatan sepeda motor untuk menciptakan rasa berkendara yang aman dan nyaman bagi mitra Grab dalam melayani konsumen ojek.

Kerja sama ini juga diharapkan mempermudah proses pembelian motor baru bagi mereka yang bergabung dalam jasa pelayanan ojek online.

Masalah Motor Yamaha MotoGP Sudah Terjadi Sejak Dua Tahun Lalu

Kolaborasi keduanya ini termasuk bagian dari Visi Jangka Panjang 2030 yang disampaikan pada 11 Desember 2018 mengenai tujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan memuaskan. Kerja sama ini juga memanfaatkan teknologi robotika untuk menyelesaikan beragam isu sosial melalui inisiatif Yamaha dan mempromosikan inovasi dalam membentuk mobilitas.

“Kami mengantisipasi kemajuan signifikan melalui kerja sama strategis dengan Grab Holdings. Selain meningkatkan keamanan serta kepercayaan pengguna dan pengemudi melalui penggabungan teknologi Yamaha Motor, kami juga mengantisipasi peningkatan lebih lanjut atas nilai sepeda motor dalam sistem mobilitas masa depan, dan mencoba untuk menciptakan solusi mobilitas baru,” ucap Chief General Manager of Motorcycle Business Operation Yamaha Motor, Executive Officer Takuya Kinoshita dalam rilis resminya.

Yamaha turut bertujuan untuk meningkatkan basis pelanggan Grab di Asia Tenggara. Ini dilakukan juga untuk pengembangan produk di masa depan dan melihat kebutuhan bisnis angkutan roda dua di kawasan tersebut.

Grab sendiri adalah aplikasi O2O yang paling banyak digunakan di Asia Tenggara. Saat ini aplikasi Grab sudah diunduh lebih dari 125 juta perangkat seluler dengan mitra ojek sebanyak 8 juta orang.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Yamaha mengembangkan dan memberikan layanan mobilitas yang aman kepada mitra pengemudi sepeda motor kami di Indonesia. Keselamatan penumpang dan mitra kami adalah yang terpenting. Kami akan terus berusaha bekerja sama dengan mitra kami untuk meluncurkan solusi inovatif dan inisiatif yang membuat Grab menjadi platform berkendara yang paling aman dan diandalkan di Asia Tenggara,” ucap Presiden Grab, Ming Maa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X