Pemerintah Tantang Industri Sepeda Motor Genjot Ekspor

Kompas.com - 31/10/2018, 12:44 WIB
Ilustrasi produksi AHM. Donny AprilianandaIlustrasi produksi AHM.


JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang Indonesia Motorcycle Show ( IMOS) 2018 resmi dimulai, Rabu (31/10/2018). Dalam ajang dua tahunan tersebut, para produsen roda dua meyakini target penjualan sepeda motor akan meningkat hingga akhir tahun 2018.

Ketua umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI) Johannes Loman selaku penyelenggara IMOS 2018 mengungkapkan rasa optimis pencapaian penjualan domestik dapat mencapai 6,2 juta sampai 6,3 juta unit sampai akhir tahun nanti.

"Tahun ini akan berakhir dengan pencapaian lebih baik dari tahun lalu. Januari sampai September sudah sampai 4,7 juta unit atau naik 8,8 persen di periode yang sama dari tahun lalu," ucap Johannes dalam sambutannya saat pembukaan IMOS 2018.

Johannes juga mengungkapkan tren positif ini juga terjadi di pasar ekspor dengan capaian 438.530 unit. Diperkirakan akan tumbuh sampai akhir tahun di angka 530.000 unit atau tumbuh 23 persen.

Baca juga: Ekspor Sepeda Motor Suzuki Tumbuh 180 Persen

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan Indonesia yang menjadi salah satu negara basis produksi sepeda motor dan pasar terbesar ketiga di dunia setelah China dan India diharapkan dapat mencapai target ekspor. Airlangga kemudian berharap AISI dapat mencapai target tersebut.

"Sampai September sudah mencapai 450.000 unit diharapkan target peningkatan 10 persen dapat tercapai. Bisa? Sanggup? Nunggu prinsipal atau bisa langsung?" ucap Airlangga dalam sambutannya dalam pembukaan IMOS 2018 menanyakan kesanggupan pada pengurus AISI yang turut hadir.

Yamaha meluncurkan skutik terbarunya, FreeGo di IMOS 2018, bakal mengisi segmen 125cc. Aditya Maulana/Kompas.com Yamaha meluncurkan skutik terbarunya, FreeGo di IMOS 2018, bakal mengisi segmen 125cc.

Airlangga mengungkapkan target 10 persen ini merupakan bagian dari rencana pemerintah dalam skema Industry 4.0 dimana ekspor termasuk salah satunya. Airlangga berharap jika target kenaikan ekspor adalah 530.000 maka diharapkan kenaikan dapat mencapai 600.000 diharapkan disanggupi pelaku industri.

"Ini menjadi pegangan Presiden bahwa antara ekspor dan impor itu positif. Industri motor ini 2017 ekspornya 1,2 miliar dollar US impornya 450 juta dollar US. Tentu ini berkontribusi positif," ucap Airlangga.

IMOS 2018 mengusung tema Indonesia Future Technology ini diikuti 60 merek dari beberapa kategori produk, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS yang tergabung dalam AISI, serta merek-merek di luar AISI seperti KTM, Royal Enfield, Peugeot Scooters, SYM, SOIB, Vespa dan Piaggio.

Harga tiket IMOS per orang Rp 20 ribu untuk hari Rabu-Kamis sedangkan Jumat-Minggu Rp 30 ribu per orang. Pada hari terakhir, IMOS 2018 mengadakan undian tiket berhadiah total empat sepeda motor dari Honda, Suzuki, Kawasaki, dan Yamaha.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X