Begini Gaya Libas Tikungan saat Naik Motor Trail - Kompas.com

Begini Gaya Libas Tikungan saat Naik Motor Trail

Kompas.com - 27/09/2018, 15:42 WIB
Penggemar motor trail mengikuti ajang Two Days Trail Adventure yang digelar di lereng Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/4). Ajang itu merupakan bagian dari acara Tambora Menyapa Dunia yang merupakan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora. KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENG Penggemar motor trail mengikuti ajang Two Days Trail Adventure yang digelar di lereng Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/4). Ajang itu merupakan bagian dari acara Tambora Menyapa Dunia yang merupakan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora.

JAKARTA, KOMPAS.com - Model sepeda motor trail atau outdoor belakangan jadi favorit para penggemar roda dua. Beragam model ditawarkan oleh produsen sepeda motor untuk beragam kebutuhan hobi berkendara di alam.

Instruktur safety riding Honda motor sport class, Sofian Hazri mengungkapkan untuk memulai berkendara dengan sepeda motor trail. Salah satunya adalah posisi tubuh saat berbelok.

"Berbeda dengan motor di jalan raya yang lebih rebah dan bertumpu pada lutut, untuk motor trail justru berkebalikan. Saat motor berbelok ke kanan, tubuh justru ke arah kiri dengan kaki kanan turun ke arah depan motor. Begitu juga sebaliknya jika berbelok ke kiri, tubuh ke arah kanan," ucap Hazri saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Hazri mengungkapkan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan motor saat berbelok. Di kondisi jalan yang tidak mulus akibat lumpur atau berbatu yang memungkinkan selip ban, posisi tubuh yang berlawanan ini dianggap lebih seimbang.

Selain itu posisi kaki yang menjulur keluar sebagai antisipasi saat terjatuh. Ketika motor terjatuh kaki tidak akan terjepit motor karena bila terjepit akan sulit untuk berdiri dan terlepas dari motor.

Baca juga: Motor Trail Jadul Ini Aslinya Yamaha Scorpio

Ribuan off-roader dengan motor trail start dari depan rumah dinas Bupati Kulon Progo di ajang Jogja Hard Enduro VI. KOMPAS.com/Dani J Ribuan off-roader dengan motor trail start dari depan rumah dinas Bupati Kulon Progo di ajang Jogja Hard Enduro VI.

Hazri juga mengingatkan agar berkendara sepeda motor trail perlu mengkondisikan bahu tidak terlalu kaku. Ini karena kondisi jalan yang bergelombang membutuhkan tenaga tangan dan bahu untuk mengontrol kemudi.

"Pinggul juga harus rileks.Tujuannya untuk membantu meredam goncangan. Lutut menjepit ringan tangki motor agar tidak cepat lelah," ucap Hazri.

Sebelum memulai kegiatan, Hazri juga mengingatkan untuk mempersiapkan motor dan rute. Pengetahuan tentang rute jalan, cuaca dan persiapan disesuaikan kondisi medan perlu untuk keselamatan selama berkegiatan luar ruang.



Close Ads X