Telkomsel Siap Sokong Teknologi Otonomos di Indonesia - Kompas.com

Telkomsel Siap Sokong Teknologi Otonomos di Indonesia

Kompas.com - 24/08/2018, 09:02 WIB
Bentuk fisik kendaraan otonomos Navya di booth Telkomsel saat acara Asian Games di GBK Senayan, Jakarta, Kamis (23/08/2018). Mobil ini merupakan mobil tanpa awak pengemudi yang dihadirkan operator seluler Telkomsel selama acara Asian Games berlangsung.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Bentuk fisik kendaraan otonomos Navya di booth Telkomsel saat acara Asian Games di GBK Senayan, Jakarta, Kamis (23/08/2018). Mobil ini merupakan mobil tanpa awak pengemudi yang dihadirkan operator seluler Telkomsel selama acara Asian Games berlangsung.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menopang implementasi kendaraan berteknologi otonomos di Indonesia, Telkomsel mengaku sudah siap. Perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi itu membuka kesempatan digandeng produsen kendaraan atau Agen Pemegang Merek (APM) yang mau memboyong mobil tanpa sopir mereka ke Indonesia, lewat teknologi 5G.

Namun, Indra Mardiatna, Vice President Technology and System Telkomsel, mengatakan, itu tak lantas bisa direalisasikan saat ini. Pasalnya, perlu persiapan dan pengembangan teknologinya, sampai benar-benar mapan.

“Buat 5G sendiri seperti saya sampaikan, memang masih butuh waktu, butuh waktu mungkin frekuensinya, lalu standarnya,” ujar Indra, Kamis (23/8/2018).

Indra mengungkapkan, standar 5G yang ada di Indonesia sendiri, baru selesai dirancang dan ditetapkan pada Juni 2018. Jadi teknologi ini masih sangat muda di dalam negeri, sekitar tiga bulan.

Baca juga: Bisa Naik Mikrobus Otonomos di Gelora Bung Karno

Kendaraan otonomos Navya di booth Telkomsel ramaikan Asian Games 2018.KOMPAS.com / RESKA K NISTANTO Kendaraan otonomos Navya di booth Telkomsel ramaikan Asian Games 2018.

“Jadi untuk aplikasinya 5G sendiri, kita masih berharap persiapan dari sisi teknologi, spektrum, harapannya di 2020 kita bisa aplikasikan,” ujar Indra.

Sebenarnya posisi Telkomsel saat ini, kata Indra, sebagai service provider digital komunikasi, yang memang salah satu bisnisnya adalah otonomos.

“Sementara  buat kendaraannya sendiri, dari industri otomotif lebih kompeten. Lalu untuk solusi pengiriman data atau kebutuhan 5G, bisa bekerjasama dengan Telkomsel,” tutur Indra.

Teknologi 5G milik Telkomsel sendiri, memiliki High throughput hingga 20 Gbps serta Low latency 1 millisecond. “Mobil listrik otonom ini merupakan salah satu konsep sistem transportasi cerdas yang akan menciptakan lalu lintas yang jauh lebih teratur, membuat perjalanan lebih nyaman dan lebih aman di masa depan,” ujar Indra.


Terkini Lainnya


Close Ads X