Kompas.com - 16/08/2018, 08:42 WIB
Suasana GIIAS Surabaya 2016 Aditya Maulana - OtomaniaSuasana GIIAS Surabaya 2016

JAKARTA, KOMPAS.com - Tradisi yang selalu dilakukan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) usai mengadakan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yaitu merilis data pengunjung hingga jumlah transaksi pembelian kendaraan selama pameran berlangsung.

Tahun ini asosiasi yang menaungi para agen pemegang merek (APM) mobil di Indonesia itu menjadi lebih tertutup. Ketika malam penutupan, Sabtu 11 Agustus 2018, Rizwan Alamsyah, Ketua Penyelenggara GIIAS hanya mengatakan bahwa jumlahnya kurang lebih sama seperti tahun lalu.

Namun dia tidak menyebutkan angka pasti. Begitu juga dengan jumlah transaksi penjualan kendaraan bermotor, sampai berita ini diturunkan belum ada informasi resmi mengenai nilainya.

Bahkan ketika ditanya, beberapa petinggi dari Gaikindo selalu mengelak dengan menyebutkan belum direkap, dan lain sebagainya.

Baca juga: Gaikindo Akui Pengunjung GIIAS Sepi di Akhir Pekan

Informasi resmi yang terakhir dikirim ke media, yaitu pada Senin 13 Agustus 2018, Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo hanya menyebutkan bahwa terjadi pemerataan pengunjung sepanjang penyelenggaraan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi tersebut dinilai positif, karena GIIAS 2017 pengunjung sangat padat pada akhir pekan (Jumat-Minggu), tetapi tahun ini orang yang datang menjadi lebih merata, sehingga bisa merasa lebih nyaman.

"Target pemerataan pengunjung pada weekdays dan weekends yang kami canangkan berhasil, tercatat penurunan jumlah pengunjung pada weekends, namun weekdays naik 15-20 persen, tersebar di sepanjang penyelenggaraan," kata Nangoi.

Baca juga: Kata Gaikindo Soal Tiket GIIAS yang Melonjak Jadi Rp 100.000

Nangoi juga mencoba menjelaskan kenapa sejak tahun lalu GIIAS tidak mempublikasi detil pengunjung dan transaksi. Alasannya klasik, karena GIIAS terkini dari industri otomotif Indonesia kepada masyarakat.

Menurut dia Gaikindo ingin publikasi GIIAS juga menuju arah yang sama. Maka sejak penyelenggaraan tahun lalu untuk Gaikindo angka pengunjung maupun transaksi bukan merupakan tolak ukur keberhasilan sebuah pameran.

Baca juga: Soal Data Penjualan, Gaikindo Akan Temui KPPU

"Kenyamanan pengunjung menjadi kepedulian utama Gaikindo. Dan kami lihat selama penyelenggaraan GIIAS 2018 pengunjung tetap terus memadati area pameran sejak pagi hingga malam dalam suasana yang lebih nyaman," kata dia.

Bila melihat data, tahun lalu jumlah pengunjung dirilis, yaitu tembus 450.000 orang, begitu juga dengan nilai transaksi mencapai Rp 7 triliun untuk pembelian 22.000 unit kendaraan bermotor.

Lantas, kenapa tahun ini tidak seperti itu lagi. Ada apa dengan Gaikindo?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X