Motor Viar Dibawa ke Himalaya Bermodal Keyakinan

Kompas.com - 13/08/2018, 14:42 WIB
Gunadi (41), pria yang akan memulai perjalanan dari Jakarta ke Pegunungan Himalaya di Nepal dengan mengendari sepeda motor Viar Vortex 250. Kompas.com/Alsadad RudiGunadi (41), pria yang akan memulai perjalanan dari Jakarta ke Pegunungan Himalaya di Nepal dengan mengendari sepeda motor Viar Vortex 250.
Penulis Alsadad Rudi
|
 
TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang pria asal Indonesia bernama Gunadi (41) dalam waktu dekat akan memulai perjalanannya mengendarai motor dari Jakarta ke Pegunungan Himalaya. Motor yang akan digunakannya adalah Vortex 250.
 
Gunadi menyatakan salah tujuan solo riding yang dilakukannya itu adalah menguji ketanggunan Vortex. Ketua komunitas Freeriders Ondonesia ini  yakin motor adventure buatan lokal itu akan sanggup membawanya sampai ke pegunungan tertnggi di dunia itu.
 
"Justru dengan tes ke Himalaya kita akan tahu ketangguhannya. Kenapa saya coba, karena saya yakin," kata Gunadi saat ditemui di arena GIIAS 208, di ICE, BSD City pada Sabtu (11/7/2018).
 
 
Viar Vortex yang dipamerkan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.Kompas.com/Alsadad Rudi Viar Vortex yang dipamerkan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.
Gunadi menyatakan motor yang akan dikendarainya dalam kondisi standar dan tidak ada perombakan apapun, kecuali pelek. Pasalnya pelek asli standar motor lebih cocok untuk penggunaan jalan raya. Sedangkan dalam misi ke Himalaya, Gunadi diperkirakan akan menemui banyak jalan "off-road".
 
Untuk sistem pembakaran, Gunadi lebih memilih menggunakan Vortex dengan sistem karburator ketimbang yang injeksi. Pasalnya dari data yang sudah dipelajari, Gunadi menyebut motor bermesin karburator paling tangguh digunakan di ketinggian ekstrim seperti di Himalaya.
 
"Motor-motor Royal Enfield yang dipakai bule-bule di Himalaya itu karbu semua. Karbu kalau di pegunungan kuat sekali. Jadi kita pakai seusai dengan kondisi medan," ucap Gunadi.
 
 
Gunadi dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada 26 Agustus. Total jarak tempuh mencapai sekitar 15.000 kilometer. Gunadi diperkirakan akan tiba di Himalaya pada 28 Oktober atau tepat saat hari peringatan Sumpah Pemuda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X