Rahasia Mitsubishi Pilih Outlander yang Pakai Teknologi PHEV

Kompas.com - 27/06/2018, 13:57 WIB
Uji Mitsubishi Outlander PHEV di Marseille, Perancis Azwar Ferdian/Kompas.comUji Mitsubishi Outlander PHEV di Marseille, Perancis

MARSEILLE, KOMPAS.COM - Sistem teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) adalah salah satu perkembangan dari sistem kendaraan hibrida dan listrik. PHEV sudah digunakan beberapa produsen otomotif global, salah satunya adalah Mitsubishi.

Mitsubishi menanamkan sistem PHEV pada model SUV, Outlander. Mitsubishi Outlander PHEV pertama kali diluncurkan pada 2013 silam, dan baru saja mendapatkan penyegaran model pada awal 2018 lalu pada ajang Geneva Motor Show.

Pabrikan asal Jepang tersebut bukan tanpa alasan memilih Outlander sebagai model yang dipasang sistem PHEV. Hasilnya, cukup memuaskan dimana Oultander PHEV mampu menjadi pemimpin pasar di Eropa. Bahkan juga mencatat penjualan yang tinggi di Jepang.

"Ada alasan kuat dari kami memilih Outlander sebagai mobil yang menggunakan teknologi PHEV. Pertama Outlander adalah compact SUV, yang cukup populer di Eropa," jelas Daniel Georges Nacass, General Manager Public Relation Mitsubishi Motors Europe, di Marseille, Minggu (24/6/2018).

Baca juga: Coba Mengenal Teknologi Outlander PHEV

Mempunyai ukuran bodi yang besar, lanjut Daniel, sangat memungkinkan buat Mitsubishi menanamkan sistem PHEV, yang terdiri dari baterai, motor listrik dan mesin konvensional, tanpa harus mengorbankan kelapangan kabin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uji Mitsubishi Outlander PHEV di Marseille, PerancisAzwar Ferdian/Kompas.com Uji Mitsubishi Outlander PHEV di Marseille, Perancis

"Baterai tersimpan di bagian bawah mobil yang tidak mengganggu ruang kabin. Sedangkan mesin konvensional ada di bagian depan (kap mesin), dan dua motor listrik yang terhubung dengan roda depan dan roda belakang," jelas Daniel.

Daniel mengatakan, penempatan baterai listrik di bagian bawah kabin, memberikan kontribusi tersendiri buat titik gravitasi kendaraan, yang berhubungan dengan kestabilan mobil.

Baca juga: Capaian Positif Outlander PHEV di Eropa

Dengan demikian, meski sudah terpasang sistem teknologi PHEV yang terbilang kompleks, Outlander PHEV tidak mengalami perubahan yang signifikan. Secara desain baik eksterior dan interior, termasuk volume kapasitas kabin yang tidak berubah.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.