Begini Trik Menikung Sepeda Motor biar Tak Tergelincir

Kompas.com - 22/05/2018, 08:05 WIB

Jakarta, KOMPAS.com — Menikung menggunakan sepeda motor ternyata tak bisa sembarangan dilakukan, apalagi saat kecepatan cukup tinggi dan jalan dalam kondisi basah. Jika salah, bisa-bisa terperosok jatuh cium aspal.

Tak dimungkiri juga bahwa sepeda motor masih menjadi penyumbang terbesar kecelakaan. Siswanto, Instruktur Safety Riding Honda Wahana, coba berbagi tips buat biker agar selamat melalui tikungan.

“Ketika akan menikung, apabila motor dalam kecepatan di 40 kpj, posisi aman untuk melakukan pengereman setidaknya pada jarak 10 meter sebelum masuk tikungan,” ujar Siswanto, Sabtu (12/5/2018).

Baca juga: Makin Ngeri... Ini 5 Tips Aman Mengemudi saat Hujan Deras!

Komunitas Honda Rebel belajar safety riding.Istimewa Komunitas Honda Rebel belajar safety riding.

“Bagi yang menggunakan motor sport jangan kebiasaan tarik kopling, langsung saja menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan dan mengendurkan gas. Setelah motor ada di tikungkan, baru tarik kopling untuk pindah gigi dan kemudian gas lagi,” ucap Siswanto.

“Skuter matik lebih enak, hanya tinggal rem dan turunkan kecepatan. Sedangkan motor bebek mekanismenya hampir sama dengan motor sport, rem sebelum masuk tikungan habis itu pindah gigi kemudian tarik gas lagi sambil menegakkan motor keluar tikungan,” kata Siswanto.

Siswanto mengingatkan, biker kebanyakan terjatuh karena motor nyelonong atau karena menekan kopling. Kemudian jangan lakukan engine brake saat mau menikung karena itu tindakan berbahaya.

rumus menikung salah satunya dengan memposisikan kendaraan Outside-Inside-Outside.Marcell Kurniawan rumus menikung salah satunya dengan memposisikan kendaraan Outside-Inside-Outside.

“Jika badan tidak seimbang engine brake bisa membuat sliding. Lalu gear set bisa putus atau lepas, kemudian gigi transmisi bisa rusak,” tutur Siswanto.

Saran selanjutnya, kemiringan badan saat menikung antara motor dan orang itu harus sama, motornya ke kiri orangnya ke kiri begitu juga sebaliknya. “Kita berbicara safety riding, beda kalo balap atau off-road, tapi ini untuk sehari-hari,” kata Siswanto.

Terakhir, kata Siswanto, ketika menikung harus waspada melihat sekeliling dan setelah itu pandangan harus menatap pada titik yang akan dituju.

“Menikung kita harus waspada lihat sekeliling. Kemudian lihat titik yang akan kita tuju,” ucap Siswanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.