Kompas.com - 25/04/2018, 21:02 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Pada modifikasi sepeda motor custom, pemilik motor harus menentukan gaya aliran yang disukai.

Ubahan tidak berlaku permanen. Karena pemilik masih bisa kapan saja mengganti bentuk motornya. Namun dengan syarat tertentu.

Baca juga : Ingin Bangun Motor Custom, Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Pendiri Innovative and Creative Automotive Society (Increase) Djoko Iman Santoso mengatakan, pemilik motor bisa kapan saja mengganti tampilan motor. Sepanjang tidak ada ubahan ekstrim.

Modifikasi bergaya scrambler pada Honda Tiger 2004.Kompas.com/Alsadad Rudi Modifikasi bergaya scrambler pada Honda Tiger 2004.

Salah satu ubahan ekstrim yang dicontohkan Iman adalah perpendekan atau perpanjangan sumbu roda. Bila ubahan sudah dilakukan ke sektor ini, Iman menilai ada kecenderungan motor sudah sulit diubah ke bentuk yang lain.

"Kalau masih ingin diubah lagi, sumbu rodanya jangan diperpanjang atau diperpendek. Karena akan susah untuk ganti model," kata Iman saat ditemui Kompas.com di arena IIMS 2018, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Salah satu Astrea Grand yang sudah diubah bentuknya menjadi bentuk Street Cub hasil kreasi Central Classic Custom, Gandul, Depok.Dokumentasi Central Classic Custom Salah satu Astrea Grand yang sudah diubah bentuknya menjadi bentuk Street Cub hasil kreasi Central Classic Custom, Gandul, Depok.

Menurut Iman, saat ini Increase sedang menggalakan "street legal custom". Artinya ubahan yang dilakukan harus tetap mematuhi peraturan lalu lintas, dari mulai tetap dilengkapi spion, sein, pelat nomor, selain tentunya tidak mengubah sumbu roda yang telah dibuat pabrik.

Selain membuat motor tetap bisa dikendarai di jalan raya, Iman menyebut "street legal custom" juga membuat pemilik leluasa mengganti tampilan motornya kapan saja.

Baca juga : Ini Gaya Modifikasi Terfavorit di Dunia Motor Custom

"Jadi kalau street legal custom, jarak sumbu roda depan belakang berapa jangan diubah," ucap Iman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.