Kompas.com - 14/03/2018, 09:22 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional adalah salah satu syarat utama bagi pengemudi yang ingin berkendara di negara lain. Sepanjang negara yang menjadi lokasi berkendara merupakan peserta Konvensi Internasional tentang Lalu Lintas Jalan yang pernah digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Berbicara mengenai SIM Internasional, ada satu cerita yang dibawa Hartawan "Hauwke" Setjodiningrat dari perjalanannya berkeliling dunia selama tiga tahun terakhir. Sejak pertengahan 2014 hingga akhir 2017, tercatat sudah ada 60 negara yang dilalui Hauwke.

Baca juga : Setelah 60 Negara, Hauwke Melanjutkan Tur Keliling Dunia

Dari 60 negara, Hauwke menyebut SIM Internasional yang dimilikinya bisa digunakan di 59 negara. Satu-satunya negara yang disebut Hauwke tidak menerima penggunaan SIM Internasional adalah China.

Proses pembuatan SIM InternasionalStanly/Otomania Proses pembuatan SIM Internasional

"Di China ketika mau melintas perbatasan, kita disuruh foto untuk bikin SIM baru. Karena SIM punya kita tidak berlaku," kata Hauwke saat ditemui di rumahnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2018).

Baca juga : Mau Punya SIM Internasional? Begini Prosesnya

Selain itu, Hauwke menyebut dirinya juga harus selalu didampingi pemandu yang merupakan petugas resmi dari Pemerintah China. Tanpa pemandu, maka dirinya tak bisa mengendarai sendiri mobilnya.

"Misal kita lagi di hotel, ingin keluar jalan-jalan, itu juga harus sama pemandu. Kalau pemandunya lagi tidak ada ya sudah harus jalan-jalan naik taksi," ujar Hauwke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.