Tampil Perdana, "Super Mario" Langsung Naik Podium AP250

Kompas.com - 04/03/2018, 11:05 WIB
Pebalap AP250 AHRT,  Mario Suryo Aji berhasil naik podium di Race I Buriram, Sabtu (3/3/2018) Pebalap AP250 AHRT, Mario Suryo Aji berhasil naik podium di Race I Buriram, Sabtu (3/3/2018)
Penulis Stanly Ravel
|

Buriram, KOMPAS.com - Debut awal pebalap muda binaan Astra Honda Racing School (AHRS) Mario Suryo Aji alias "Super Mario", pada ajang Asia Production (AP) 250cc di Buriram International Circuit langsung membuahkan hasil, Sabtu (3/3/2018). Pebalap 13 tahun asal Magetan ini sukses menembus barisan depan dan naik podium kedua.

Memulai balap dari posisi tiga, Mario sempat kewalahan menghadapi perlawanan para seniornya dari kubu lain. Bahkan posisinya sempat lengser hingga keluar lima besar.

"Tadi sempat ke belakang juga, bahkan satu lap terakhir saya masih diurutan sembilan. Lalu keluar R3 sudah bisa salip banyak pebalap di sana hingga bisa finis. Secara keseluruhan di motor tidak ada masalah, tapi memang pebalapnya ada beberapa yang agresif," ucap Mario kepada media di Buriram, Sabtu (3/3/2018).

Jelang lima putaran terakhir, Rheza Danica Ahren rekan Mario mengambil posisi dan sempat bertarung mempertahkan tempat terdepan. Rheza langsung dihapit dua pebalap lokal, yakni Anupab Sarmoon dari Yamaha Thailand Racing Team dan pebalap wanita dari kubh A.P. Honda Racing Thailand Muklada Sarapuech.

Baca : Dua Pebalap Honda AP50cc Start di Posisi Lima Besar

Rheza pun turun posisi, pergantian posisi jelang 5 menit terakhir bertambah seru. Ketatnya persaingan dan tekanan makin memanas antar para pebalap.

Titik klimaks ada di tikungan akhir jelang bendera finish dikibarkan. Mario yang sempat tergeser, mencoba bangkit dan langsung menempel Muklada. Agresifnya pertahanan pebalap wanita tersebut membuat Mario hampir kewalahan.

Pebalap AP250 AHRT,  Mario Suryo Aji berhasil naik podium di Race I Buriram, Sabtu (3/3/2018)AHM Pebalap AP250 AHRT, Mario Suryo Aji berhasil naik podium di Race I Buriram, Sabtu (3/3/2018)

Bahkan, posisi Mario sangat terancam saat Muklada memepet ke kanan hingga membuatnya keluar lintasan. Alhasil, Mario terpaksa melambatkan laju CBR250RR dan finish di urutan ketiga diikiti oleh Rheza.

Namun, setelah dilakukan investigasi oleh race director, prilaku Muklada terbukti bersalah yang membuatnya harus turun hingga lima peringkat menjadi urutan ke tujuh. Hal ini membuat Mario dan Rheza naik podium menempati urutan dua dan keempat.

Senior Manager Safety Riding and Motorsports Departement Anggono Iriawan, menjelaskan pada seri perdana AARC 2018 terlihat persaingan antar pebalap makin agresif. Kondisi ini harus menjadi catatan bagi race director.

Baca : Awal Cantik Bagi Pebalap Termuda AHM di AP250 Buriram

"Banyak manuver yang terlalu berlebih dari pebalap. Ini jadi catatan untuk race director karena sportivitas itu sangat penting. Sebenarnya bukan hanya dari insisen yang terjadi pada Mario, tapi sejak awal memang sudah terlihat sekali bagaimana agresifnya pata pebalap lain," ucap Anggono.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X