Laksana Bus, dari Jawa Tengah Sampai ke Mancanegara - Kompas.com

Laksana Bus, dari Jawa Tengah Sampai ke Mancanegara

Kompas.com - 13/09/2017, 07:42 WIB
Proses pembuatan bodi bus Laksana.Ghulam/KompasOtomotif Proses pembuatan bodi bus Laksana.

Semarang, KompasOtomotif – Selain memenuhi pasar dalam negeri, perusahaan karoseri Laksana asal Semarang, Jawa Tengah, juga mengekspor kreasinya ke wilayah Fiji. Mereka juga berencana terus memperluas pasar ekspor ke negara lain.

Stefan Arman, Direktur Teknik Laksana Bus mengakui, membuka pasar ekspor memang tidak sekedar membalikkan telapak tangan, perlu usaha berlebih, seperti salah satunya menyesuaikan produk dengan regulasi di masing-masing negara, terlepas dari unsur kualitas yang jadi keniscayaan.

“Menyoal ekspor sendiri, kami sudah berhasil melakukannya ke Kepulauan Fiji, di mana sampai saat ini pengirmannya sudah sampai 200 unit lebih sejak 2009. Dua hari lalu saja, kami juga baru mengirimkan empat atau lima bus ke sana,” ucap Stefan, Selasa (12/9/2017).

“Memang marketnya tidak besar. Tentunya regulasi masing-masing negara cukup ketat, jadi tidak semudah memproduksi baju. Jika ingin mengikutinya, kami harus melakukan perubahan, tanpa komitmen yang penuh maka akan sulit,” ucap Stefan.

Proses pembuatan body Laksana Bus.Ghulam/KompasOtomotif Proses pembuatan body Laksana Bus.

Baca juga : Karoseri Menunggu Pesanan dari Geliat Pembangunan

Afrika dan Asia Tengah

Selain Fiji, Stefan mengatakan kalau mereka juga memiliki konsumen lain di wilayah Asia, seperti Bangladesh juga India. Di mana pasar ekspor tersebut menjadi terbuka karena kerjasama dengan produsen bus seperti Scania dan Hino.

Alvin Arman, Direktur Keuangan Laksana Bus menambahkan, pihaknya juga sedang berusaha menembus pasar Afrika. Namun masih enggan menyebut secara spesifik, tujuan negara atau wilayah mana yang dituju.

“Iya kami juga sedang mengupayakan juga, dan semoga dalam waktu dekat kami bisa masuk juga ke Afrika. Rencananya untuk model bus besar Discovery. Soal potensi pasarnya masih belum tahu, yang pasti sedang kami garap,” tutur Alvin.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Tips N Trik
Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Tips N Trik
Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

News
Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

News
Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

News
Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

News
China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

News
'Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area'

"Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area"

Feature
Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

News
Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Feature
Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Tips N Trik
Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Sport
Tarif Tol JORR Batal Naik

Tarif Tol JORR Batal Naik

News
Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

News
10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

Feature
Close Ads X