Toyota Jualan Prius Lagi di Indonesia

Kompas.com - 16/08/2017, 08:02 WIB
Toyota memarkan Toyota Prius di GIIAS 2017 OtomaniaToyota memarkan Toyota Prius di GIIAS 2017
EditorAgung Kurniawan


Tangerang, KompasOtomotif
– Sempat kapok dan menghentikan penjualan mobil berteknologi hibrida, Prius (generasi ketiga), periode 2007-2016, kini Toyota kembali mencoba kesempatan kedua. PT Toyota Astra Motor kembali menawarkan Prius generasi keempat, diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS) 2017.

“Prius sudah bisa dipesan, tapi statusnya spot order bukan regular order,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager TAM, Kamis (10/8/2917).

Artinya, jangan berharap menjumpai Prius di jaringan diler Toyota di Indonesia, karena tidak ada stok. Mobil baru didatangkan dari Jepang, jika ada pesanan yang masuk dari konsumen, dengan membayar uang pangkal khusus.

Populasi Prius di Indonesia, menurut TAM, relatif langka, hanya terjual 49 unit. Karakter mobil yang unik, membuat proses pembelian dan banderol yang melekat pada Prius jadi tak lazim buat konsumen konvensional.

Misalnya, tak seperti model yang lebih umum, sulit buat tes drive Prius, karena diler tak punya stok. Konsumen juga harus sabar, tak bisa pesan, langsung datang, tetapi menunggu bulanan sampai sampai ke rumah. Terakhir, banderol Prius juga jauh lebih mahal ketimbang mobil dengan segmen sama di kelasnya, karena Indonesia belum punya insentif khusus buat mobil bermesin ganda (mesin konvensional dan motor listrik).

Toyota Prius generasi keempat meluncur di Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2017.Febri Ardani/Otomania.com Toyota Prius generasi keempat meluncur di Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2017.

Soerjopranoto, menjelaskan, harga prius diperkirakan sekitar Rp 800 juta. Banderol itu naik dari harga Prius generasi ketiga yang dijual sebelumnya, Rp 600-an juta, sekaligus lebih mahal ketimbang C-HR 1.8L Hybrid yang diprediksi Rp 500 juta – Rp 600 juta. “Karena spot order, berarti harganya termasuk pengiriman impor,” kata Soerjo.

Spot order berarti pengiriman unit model impor Jepang ini dilakukan tergantung pesanan konsumen. Berbeda seperti impor Camry Hybrid atau Alphard Hybrid yang secara rutin dilakukan TAM untuk jadi stok jualan.

Sebelum meluncur di Indonesia, Prius generasi keempat diluncurkan di pasar global pada Desember 2015. Sama seperti model sebelumnya, generasi keempat Prius menggunakan mesin 1.8L dengan efisiensi bahan bakar yang sudah ditingkatkan menjadi 40 km/l (hasil uji versi Jepang). 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X