Kompas.com - 27/06/2017, 12:06 WIB
|
EditorAris F Harvenda

Village, KompasOtomotif - Sejatinya alat navigasi atau global positioning system (GPS) dibuat untuk membantu penggunanya untuk menemukan tujuan saat bepergian. Namun, studi yang dilakukan JD Powers and Associates punya hasil berbeda. Alat tersebut justru membuat frustrasi pengendara mobil saat menentukan arah.

Menariknya, frustrasi justru ditemukan pada GPS bawaan pabrik yang menjadi fitur standar mobil-mobil produksi masa kini. Bukan pada GPS produk after market atau aplikasi di gawai yang cenderung lebih mudah dan ramah digunakan konsumen.

Menurut hasil JD Power and Associates 2011 US Navigation Usage and Satisfaction Study 2011 seperti dilansir Autoevolution.com, dari total 18.303 responden pengguna mobil produksi 2011 dengan GPS bawaan pabrik justru mengalami banyak kesulitan di jalan. Kasus yang paling sering terjadi pada konsumen adalah tak bisa menemukan alamat yang dituju. Kedua, kesulitan memasukan destinasi dan ketiga rute yang ditunjukkan GPS bukan yang tercepat tapi justru memutar.

Permasalahan lebih besar dijumpai konsumen ketika produsen mobil membenamkan seluruh fitur elektronik mobil dalam satu layar sentuh. Pemisahan tombol menu pada layar yang sama saja bisa mempengaruhi efektifitas penilaian konsumen terhadap kegunaan GPS.

Berikut delapan peringkat permasalahan yang dijumpai waktu menggunakan GPS:
1. Alamat/jalan/kota tak ditemukan
2. Kesulitan memasukan destinasi
3. Rute yang disediakan bukan yang tercepat
4. Kesulitan menggunakan kontrol suara
5. Nama jalan di peta terlalu minim
6. Sulit mencari menu yang dicari
7. Peta atau "point of interest search" kurang menarik
8. Kualitas tampilan layar yang kurang tajam, mudah silau

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.