Kompas.com - 23/12/2016, 09:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Pertumbuhan permintaan busi dengan performa lebih baik memaksa produsen mengembangkan teknologi baru. Salah satu yang sedang ”nge-hits” adalah busi dengan bahan dasar platinum. Dipercaya, logam yang satu ini punya keuntungan lebih dibandingkan yang lainnya.

Penjelasannya begini, platinum yang dikenal dengan istilah platina, adalah unsur kimia dengan lambang ”Pt” dengan nomor atom ”78” yang memiliki sifat logam putih padat, lunak, dan ulet. Daya tahannya terhadap korosi bahkan suhu tinggi, menjadikan platinum sebagai logam mulia.

Campuran bahan platinum mempunyai kemampuan bertahan terhadap panas 21 persen lebih baik dibandingkan dengan material nikel. Artinya, nilai titik lebur yang tinggi berarti secara logika akan bertahan pada suhu ruang bakar yang tinggi.

Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, menjelaskan lebih dalam, bahwa busi menggunakan platinum pada ujung tip elektroda tengah (center electrode) dengan paduan nikel pada ground electrode.

Inilah yang menurut Diko menjadikan efek quenching (proses pendinginan cepat yang dilakukan pada logam yang telah dipanaskan diatas temperatur kritisnya) pada saat terjadi pembentukan inti api dapat lebih berkurang.

”Pengurangan efek quenching inilah yang menjadikan busi lebih bertenaga dan optimal dalam proses pengapian. Karena suhu tak cepat turun,” ujar Diko.

NGK mengembangkan teknologi dengan menjadikan platinum sebagai bahan dasarnya, generasi platinum ini dikenal dengan nama G-Power.

Selain itu pencegahan terjadinya karbon membuat kendaraan yang menggunakan busi berbahan platinum menjadi lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar. Ujung-ujungnya, emisi makin rendah dan mudah di-starter.

Rentetan keunggulan lainnya, menghindari gangguan pada sistem elektronik, tahan lama di bawah suhu tinggi, lapisan logam anti korosi, dan ujung platinum mengurangi tegangan yang diperlukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.