Kompas.com - 26/11/2016, 08:02 WIB
Yamaha Byson FI lebih tajam dengan desain yang runcing. KompasOtomotif-donny aprilianandaYamaha Byson FI lebih tajam dengan desain yang runcing.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Salah satu model sport yang diperjuangkan Yamaha, untuk lolos Euro 3 adalah Byson. Meluncur perdana pada bulan Juni 2015 lalu, Byson dengan mesin baru berteknologi injeksi, sukses membuat model ini kembali bergairah, setidaknya hingga akhir 2015.

Rata-rata penjualan Byson FI di 2015 (Juni-Desember) bisa terjaga di angka rata-rata 1.377 unit perbulanya. Bila ditotal secara keseluruhan (Byson lama dan injeksi) rata-ratanya 1.261 unit sepanjang tahun 2015, dengan total penjualan di tahun 2015 sebesar 15.128 unit. Walaupun jika dibanding dengan Vixion jumlahnya memang tertinggal jauh.

Setelah masuk ke tahun 2016, selama sepuluh bulan (Januari-Oktober) performa penjualan Byson tampak kembang kempis tiap bulannya, di mana cenderung mengarah kepada penurunan. Pada bulan Oktober saja, dari data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), hanya sampai 186 unit, turun 11,43 persen dari September 2016.

Pencapaian di Oktober tersebut merupakan yang terkecil sepanjang tahun berjalan 2016. Di mana perolehan tertingginya ada pada Februari, sebesar 1.559 unit. Bisa diperhatikan pada grafik performa Byson, berikut.

Ghulam/KompasOtomotif Performa Byson sepanjang sepuluh bulan di 2016.

Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran PT YIMM mengatakan, kalau pencapaian ini masih terbilang biasa saja, seperti pada data wholesales AISI. Saat ditanyakan apakah akan ada pembaharuan atau perubahan, Masykur menjawab belum ada.

“Byson performa penjualannya biasa saja, seperti dalam data AISI, dan belum ada perubahan. Byson juga masih produksi,” ujar Masykur dengan singkat kepada KompasOtomotif, Jumat (25/11/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.