Kompas.com - 28/09/2016, 08:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Taipe, KompasOtomotif – Dengung mesin skuter bensin cukup memekakkan telinga di kota besar Taiwan, terutama pada jam-jam sibuk. Taiwan sendiri memiliki populasi sekitar 23 juta penduduk dengan total kepemilikan 13,6 juta skuter atau tertinggi di dunia, jika dihitung perbandingannya.

Di negeri ini, penggunaan skuter jadi salah satu jalan keluar, agar terhindar dari kemacetan parah yang selalu melanda. Apalagi moda transportasi ini bisa digunakan oleh segala usia, pekerja, pensiunan, sampai ibu rumah tangga.

Beriringan dengan itu, skuter listrik di Taiwan semakin menjadi transportasi andalan. Penerimaan positif terhadap skuter ramah lingkungan ini, membawa secercah harapan terhadap rencana Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Orang nomor satu di Taiwan ini berambisi untuk meggulirkan diversifikasi industri dari model konvensional menjadi berbasis IT sembari bertahap.

Merek Lokal

Pemerintah sempat mengalami masalah, ketika akan beralih dari bensin ke listrik, di mana baterai harus diisi ulang dalam waktu yang terlalu lama, satu malam penuh. Namun perusahaan skuter listrik lokal, Gogoro, memecahkan permasalahan tersebut, dengan menyediakan terminal penggantian baterai.

Konsep pengisian ulang “enam detik” membawa skuter listrik Taiwan menjadi kembali bergairah. Disebut sebagai swap-station (stasiun penukaran), faslitas ini digunakan untuk mengganti baterai habis dengan yang sudah terisi penuh. Pemecahan masalah yang mudah dan sederhana.

Lebih dari itu, Gogoro menghasilkan model skuter listrik dengan peningkatan performa yang signifikan. Skuter dapat menempuh 100km dengan kecepatan 40kpj, dengan baterai terisi penuh. Skuter ini juga bisa melesat dengan kecepatan punyak 95kpj.

Ada lebih dari 220 stasiun pertukaran Gogoro di kota-kota besar. Khusus Taipei dan New Taipei City, stasiun baterai bahkan melebihi jumlah SPBU. Semua informasi mengenai skuter bisa di lihat pada ponsel pintar, termasuk jika ada kerusakan, juga bisa digunakan untuk menyalakan motor listriknya.

Menurut Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan, hanya 5.000 skuter listrik terdaftar dari 660.000 skuter pada tahun 2014. Pada 2015, angka tersebut naik lebih dari dua kali lipat menjadi 11.000 berkat peluncuran Gogoro pada bulan Juni.

Tahun ini, 9.225 unit sudah terdaftar hanya dalam tujuh bulan pertama, dan lebih lebih dari 60 persen dikuasai merek lokal Gogoro. Keberhasilan yang cepat ini telah membuat Gogoro mendapat julukan "Teslanya skuter".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.