Penjualan Toyota Menurun, Volkswagen Jadi "Raja"

Kompas.com - 29/07/2016, 08:22 WIB
Schalke 04 dan Volkswagen. schalke-news.deSchalke 04 dan Volkswagen.
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif – Toyota Motor Corp melaporkan penurunan penjualan mobil pada semester pertama 2016, yang diumumkan pada Kamis (28/7/2016). Salah satu penyebabnya yaitu serangkaian penghentian produksi, saat gempa melanda Perfektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang pertengahan April lalu.

Keruntuhan Toyota di semeter ini, membuat merek asal Jerman, Volkswagen, menduduki takhta, sebagai produsen mobil terlaris di dunia. Prestasi ini didapatkan di tengah skandal emisi VW yang belum juga selesai.

Toyota, yang juga memproduksi merek Lexus dan Daihatsu melaporkan, penjualan global turun 0,6 persen pada perode Januari-Juni 2016, atau hanya terjual 4.992.000 kendaraan di seluruh dunia, turun dari 5.021.000 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara Volkswagen mengatakan, penjualannya mencapai 5.116.000 unit kendaraan pada periode yang sama, atau telah trjadi kenaikan 1,5 persen, seperti yang diberitakan Reuters, Kamis (28/7/2016).

Toyota sediri selalu menjadi merek terlaris selama empat tahun berturut-turut hingga 2015, namun kali ini harus pasrah menyerahkan gelar. Penderitaan ini lantaran gempa bumi yang membuat pembangkit listik di salah satu pabrik utamanya mati, dan butuh waktu berminggu-minggu  untuk bisa sampai beroperasi maksimal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.