Hubungan Hamilton dan Rosberg Retak?

Kompas.com - 07/07/2016, 08:02 WIB
Pebalap Mercedes, Nico Rosberg (Jerman) dan Lewis Hamilton, berbicara saat berada di podium Sirkuit Melbourne Grand Prix, Albert Park, setelah menyelesaikan balapan GP Australia, Minggu (20/3/2016). SAEED KHAN/AFP PHOTOPebalap Mercedes, Nico Rosberg (Jerman) dan Lewis Hamilton, berbicara saat berada di podium Sirkuit Melbourne Grand Prix, Albert Park, setelah menyelesaikan balapan GP Australia, Minggu (20/3/2016).
|
EditorAgung Kurniawan

Spielberg, KompasOtomotif – Niki Lauda, non-eksekutif chariman tim Mercedes mengungkap Lewis Hamilton “berbohong” ketika mengatakan hubungannya dengan Nico Rosberg baik-baik saja. Hal itu disampaikan Lauda dalam sesi wawancara dengan Servus TV dari Red Bull setelah GP Austria yang digelar pada Minggu (3/7/2016).

Seperti kita tahu, Hamilton dan Rosberg sekarang sedang berebut posisi pertama dalam klasemen juara Formula One (F1) musim ini. Tabrakan keduanya saat lap terakhir di GP Austria seakan semakin memanaskan suasana.

Bukan cuma itu saja, Lauda juga membongkar satu kelakuan buruk Hamilton saat kualifikasi di GP Eropa pada pekan ketiga bulan lalu. Hamilton dikatakan “mengobrak-abrik” kamarnya di kantor Mercedes  di sirkuit Baku.

“Dia melakukan itu karena mengalami kecelakaan. Dia harus membayarnya. Anda bisa percaya itu,” ucap Lauda seperti diberitakan Motorsport.com.

Lauda, juara tiga kali F1 yang jadi inspirasi film “Rush” itu sepertinya kesal dengan kelakuan Hamilton. Namun belakangan, tim Mercedes mengeluarkan keterangan resmi yang mengklarifikasi semua pernyataan Lauda.

Di dalam rilis media Mercedes,  Rabu (6/7/2016), tertulis Lauda ingin meluruskan masalah. Berikut isi pernyataannya;

“Lewis Hamilton tidak dengan cara apapun menghancurkan kamar hotel ataupun ruang pribadinya di sirkuit saat akhir pekan di Baku dan Lewis Hamilton tidak berbohong tentang hubungannya dengan rekan Nico Rosberg.”

“Niki menyesal atas kesalahpahaman yang disebabkan oleh komentarnya yang telah menyebar luas keluar dari proporsi dibanding dengan konteks kasual yang mereka buat.”

Mercedes kini sedang mengkaji apakah perlu memberlakukan team order buat seri mendatang setelah tabrakan Hamilton dan Rosberg di GP Austria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.