Honda Pertanyakan Efektivitas "7-Seater" pada LCGC

Kompas.com - 05/06/2016, 08:01 WIB
Rekaan Crossover Honda Brio IndianautosblogRekaan Crossover Honda Brio
|
EditorAgung Kurniawan

Bogor, KompasOtomotif – Dari lima merek pemain di segmen low cost green car (LCGC), cuma Honda Prospect Motor (HPM) yang belum kelihatan berusaha merancang model 7-penumpang. Pihak HPM masih mempertanyakan efektivitas menawarkan dua model satu platform yang hanya dibedakan tambahan jok pada baris ketiga.

Sejak peraturan LCGC dibuka pemerintah pada 2013 cuma Datsun yang menawarkan MPV 5+2 penumpang yaitu GO+, desainnya bisa dikatakan sama persis dengan saudaranya yang 5-penumpang, hatchback GO.

Febri Ardani/KompasOtomotif Ekspedisi Datsun sampai di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Sebentar lagi GO+ tidak akan sendirian sebab pada Mei lalu Daihatsu dan Toyota ketahuan lagi mempersiapkan dua model MPV baru berbasis Ayla. Bila diingat lagi, pada 2013, Suzuki juga sudah pernah memperkenalkan Karimun Wagon R dengan tiga baris jok.

Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy, seharusnya model 7-penumpang di LCGC berbeda segmen dibanding yang sudah ada. Pasalnya bila mirip ada potensi bergesekan atau saling hantam pasar. Dampaknya dirasa merugikan diri sendiri.

“Ngapain keluarkan 7-seater kalau yang 5-seater dimakan. Apalagi kalau dia yang makan sendiri, dia rugi sendiri,” kata Jonfis, di Bogor, Kamis (2/6/2016).

Jonfis mengungkap analisa, dikatakan MPV yang sekarang ada di segmen LCGC, GO+, tidak segemilang hatchback. Berdasarkan data wholesales 2015, GO+terjual 19.821 unit.

Angka segitu memang masih kalah dari Toyota Agya 57.646 unit, Daihatsu Ayla 35.084 unit, dan Honda Brio 31.820 unit. Di posisi buncit ada Wagon R yang punya bodi boxy dengan hasil 11.526 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber untuk Otomania.com MPV baru Toyota di kelas "mobil murah" diberi nama Calya.

Toyota Calya

GO+ sendirian memang belum kuat, tapi hampir dipastikan pasar MPV di LCGC bakal berkembang pesat apabila dua model MPV dari Toyota dan Daihatsu muncul. Salah satu model yang terlihat yaitu Toyota Calya, penampakannya sudah muncul lewat foto colongan.

Jonfis mengatakan tambahan MPV baru kemungkinan memperbesar pasar keseluruhan LCGC tapi diprediksi tidak mengganggu segmen tradisionalnya, hatchback.

“DIa akan membuat segmen lain, tapi akan bertumbuh atau tidak ya belum tahu,” ujar Jonfis.

“Saya tidak mau berargumen atau memperdebatkan apakah itu bisa laku atau tidak yang saya bicarakan di sini segmen itu berbeda. Pemakainya rasanya berbeda fungsi, 5 atau 7 penumpang mungkin ada segmen masing-masing,” katanya lagi.

Hingga saat ini Jonfis mengatakan masih mempelajari seluk-beluk model MPV untuk LCGC. Bila saja HPM ingin mengikuti tren maka yang digarap jadi 7-penumpang adalah Brio, tapi model seperti itu sudah kita kenal dengan nama Mobilio.

“Kami pelajari dulu apakah pasarnya terpisah. Harapan kami sih terpisah, mungkin yang lain juga begitu,” ucap Jonfis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X