Kompas.com - 20/05/2016, 14:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Kementerian Perindustrian telah meresmikan Institut Otomotif Indonesia (IOI) di Jakarta, Jumat (20/5/2016). Lembaga ini dibentuk bertujuan untuk membantu memajukan industri otomotif nasional.

Lantas, apakah keberadaan IOI itu, tidak akan bentrok dengan adanya Gabungan Industri Kendaran Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang selama ini menjadi wadah bagi pelaku industri otomotif di Tanah Air?

Menurut Presiden IOI I Made Dana Tangkas, hadirnya IOI ini sama seperti di negara Malaysia dan Thailand. Maksudnya, meski sudah ada asosiasi yang menaungi produsen, namun tugas dan fungsinya tetap berbeda, sehingga tidak akan saling bersinggungan.

“Kalau di Malaysia itu ada Malaysian Automotive Association dan di Thailand ada Thailand Automotive Industry Association. Meski sudah ada itu, tetap ada institute otomotif Malaysia dan Thailand. Tujuan kita membuat IOI juga seperti itu,” kata Made menjawab pertanyaan KompasOtomotif usai acara peresmian IOS di Kementerian Perindustrian, Jumat (20/5/2016).

Made melanjutkan, masing-masing asosiasi itu memiliki peran yang berbeda-beda. IOI itu sendiri lebih mengarah kepada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), studi hingga melakukan kerjasama serta memberikan fasilitas kepada pihak terkait yang ingin memajukan industri otomotif nasional.

“Sehingga kegiatan industri otomotif Indonesia ini bisa terorganisir dengan baik, sementara Gaikindo perannya sebagai asosiasi dari perusahaan otomotif. Tentunya akan bergerak terus menjalankan roda kegiatan organisasinya, seperti mengadakan pameran, hingga diskusi. Inilah yang akan diharapkan bisa sejalan,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Industri Logam, Manufaktur, Alat Transportasi, dan Elektronik Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin).

Bahkan, Made menegaskan, IOI ini juga bukan sebagai “Gaikindo Perjuangan”. Sebab, tujuan dan tugas masing-masingnya sudah jelas. Harapan Made, ke depan bisa saling bersinergi menciptakan industri otomotif yang  lebih maju.

“Pemetaannya sudah sangat jelas, bukan hanya dengan Gaikindo saja, melainkan dengan instansi atau asosiasi terkait lainnya juga sudah diatur,” kata Made.

Jangka Pendek

Setelah ini, kata Made, yang akan dilakukan, yakni membuat pemetaan tugas agar lebih terstruktur, membuat studi yang benar-benar bisa komprehensif dan memperjelas road map industri otomotif ke depan.

“Karena kalu kita lihat road map yang sudah kita canangkan itu perlu dijabarkan lebih jelas, dan harus teraplikasikan dengan nyata di lapangan. Kita juga akan meningkatkan SDM, melakukan seminar, pelatihan, serta memberikan sertifikasi yang bekerjasama dengan kementerian terkait seperti Perindustrian dan Tenaga Kerja,” ucap Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.