Kompas.com - 10/05/2016, 08:23 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Sydney, KompasOtomotif – Sejatinya, Toyota 86 merupakan sedan sport dua pintu yang pertama kali diluncurkan pada 2012. Produk kolaborasi anatara Toyota dengan Subaru ini, kini hadir dengan model lain, yakni 86 Shooting Brake Concept.

Dilansir laman Autoblog, Senin (9/5/2016), versi konsep tersebut dipamerkan oleh Toyota Motor Australia dan tidak berencana masuk ke jalur produksi massal, karena disiapkan untuk kebutuhan konsep saja. Toyota 86 model lain ini dibuat Tim Product Design Toyota Australia di Jepang di bawah superevisi sport car Toyota.

“Konsep Shooting Brake ini menyuguhkan desain yang menakjubkan, karena memberikan rasa unik. Bagasi dan ruang di belakangnya lebih besar ketimbang 86 versi biasa,” ujar Brad Cramb, perwakilan dari Toyota Australia.

Autoblog Toyota 86 Shooting Brake Concept

Dibanding dengan versi standar, 86 konsep hanya berbeda pada desain, sementara jantung pacu tetap sama. Meski bentuknya hadir dengan nuansa hatchback, tetapi kesan sporty masih kental.

“86 ini merupakan konsep berkelas untuk pasangan aktif dan sebagai mobil kedua keluarga yang ingin selalu tampil beda, tetapi cocok juga dikendarai di Sirkuit,” kata Cramb.

Sebelumnya, Toyota 86 Shooting Brake ini juga pernah diperkenalkan oleh Chief Engineer Toyota 86, Tetsuya Tada, di Australia pada 2014, dalam bentuk tanah liat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.