Kompas.com - 19/11/2015, 07:24 WIB
Juara dunia MotoGP, Marc Marquez memacu Honda RCV di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/10/2014). Marc Marquez dan rekan satu timnya Dani Pedrosa datang ke Jakarta untuk bertemu penggemarnya. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOJuara dunia MotoGP, Marc Marquez memacu Honda RCV di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/10/2014). Marc Marquez dan rekan satu timnya Dani Pedrosa datang ke Jakarta untuk bertemu penggemarnya.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif
 — Pada Rabu (18/11/2015), Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah melakukan penandatanganan letter of intent (LOI) dengan pihak penyelenggara MotoGP, Dorna Sport.

Artinya, langkah tersebut menunjukkan bahwa peluang Indonesia menjadi salah satu tuan rumah MotoGP 2017 semakin mendekati kenyataan.

Selanjutnya, selain membuat keputusan presiden (keppres), langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah ialah merombak Sirkuit Sentul. Lantas, kapan Sirkuit Sentul direnovasi?

Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto menjelaskan, mulai Desember 2015 mendatang, Sirkuit Sentul akan dirombak. Renovasinya tidak akan dilakukan secara menyeluruh, tetapi secara bertahap.

"Kita mulai dari bangunan-bangunannya dulu, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) akan dihancurkan dan bangunan-bangunan lainnya juga. Kita belum menghancurkan lintasan di Desember nanti," kata Tinton kepada KompasOtomotif melalui sambungan telepon.

sentulinternationalcircuit.com Lay-out Sirkuit Internasional Sentul

Tinton menjelaskan, proses perombakan total Sirkuit Sentul akan dilakukan pada April 2016 mendatang dan akan selesai pada 2017 nanti. "Jadi, Desember, Sentul tetap dibuka untuk umum dan baru kita tutup total pada April 2016 nanti," ujar Tinton.

Sirkuit Sentul akan dipugar dan calon arsiteknya di antaranya adalah Hermann Tilke, Jarno Zaffelli, dan Dafydd Broom. Namun, kandidat terkuat adalah Hermann Tilke karena ia juga bisa mendesain sirkuit untuk balapan MotoGP dan Formula 1 (F1).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.