Kompas.com - 04/09/2015, 07:19 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Kuningan, KompasOtomotif – Model sedan sport kupe convertibe, Daihatsu Copen dihadirkan di pasar otomotif nasional bukan untuk mencetak penjualan. Copen diimpor utuh (Completely Buil-up/CBU) dari Jepang ketika tiba di Indonesia, harganya pun relatif tinggi. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) hanya menjadikan Copen untuk meningkatkan merek Daihatsu di Tanah Air.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing Division Head Astra International menjelaskan, masyarakat Indonesia yang antusias terhadap Copen begitu banyak, apalagi ketika beberapa waktu lalu ikut dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, respon dari pengunjung sangat bagus. Tapi, balik lagi kendalanya ada di harga jualnya.

“Konsumen banyak yang kaget ketika mendengar harganya. Tapi, meski begitu, Copen tetap ada saja yang membeli, tapi tidak sebagai mobil pertama, melainkan digunakan sebagai mobil ketiga atau keempat,” ungkap Hendrayadi menjawab pertanyaan KompasOtomotif di sela-sela acara media Test Drive Great New Xenia di Kuningan, Jawa Barat.

Hendrayadi menambahkan, sebelum nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melambung, Copen transmisi Manual sudah dijual dengan harga Rp 416.550.000 sementara model CVT dijual Rp 431.550.000. Sekarang, sudah menyentuh Rp 14.000, harga Copen lebih tinggi lagi.

“Harga Rp 416 jutaan itu ketika dollar masih Rp 13.000, sekarang sudah Rp 14.000 pastinya akan lebih mahal lagi,” kata Hendrayadi.

Setelah diluncurkan, lanjutnya, ada beberapa konsumen yang membeli Copen dan unitnya akan dikirim di awal 2016 mendatang. Tapi, pihak ADM sudah membuat perjanjian dengan konsumen tersebut bahwa harganya tidak mengikat dan sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan kondisi dollar AS.

Istimewa Copen yang jadi pusat perhatian

Karakter konsumen

Konsumen yang membeli Daihatsu Copen, menurut Hendrayadi, lebih kepada seseorang yang sudah memiliki kendaraan lebih dari dua unit dan menjadikan Copen sebagai mobil ketiga atau seterusnya.

“Konsumen Daihatsu untuk model yang lain biasnaya menjadikan mobil Daihatsu itu sebagai mobil pertama, tapi Copen berbeda,” tutup Hendra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.