Jokowi Tunjuk Proton Kembangkan Mobnas Indonesia

Kompas.com - 06/02/2015, 18:30 WIB
Presiden Jokowi dan Chairman Proton Mahathir Mohammad saat berkunjung di pabrik Proton seperti foto yang dimuat di Bernama.com (5/2/2014). Bernama.comPresiden Jokowi dan Chairman Proton Mahathir Mohammad saat berkunjung di pabrik Proton seperti foto yang dimuat di Bernama.com (5/2/2014).
|
EditorAzwar Ferdian

Kuala Lumpur, KompasOtomotif — Produsen mobil nasional Malaysia, Proton, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (Adiperkasa) untuk membantu Indonesia belajar membangun, mengembangkan, dan memproduksi mobil nasional (mobnas).

Penandatanganan MoU itu disaksikan Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (6/2/2015). Kehadiran Jokowi mengindikasikan dukungan pengembangan mobnas Indonesia oleh Proton.

Seperti dilansir Associated Press (AP) dan dikutip ABC News, Jumat, Proton mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua perusahaan akan melakukan studi kelayakan dan menjalani kerja sama dalam proyek mobnas di Indonesia. Jika penelitian menunjukkan proyek ini layak, maka perusahaan akan menandatangani perjanjian usaha patungan.

Bernama.com Penandatanganan MOU antara Proton dan PT Adiperkasa, disaksikan Presiden Jokowi dan PM Malaysia. Foto dimuat di Bernama.com (5/2/2014).

Chairman Proton Mahathir Mohammad yang juga mantan Perdana Menteri Malaysia mengatakan bahwa studi akan rampung dalam enam bulan ke depan. Dia mengatakan bahwa ada potensi sangat besar untuk pasar mobil Indonesia, dengan angka penjualan mencapai satu juta unit tahun lalu, dan berpotensi mencapai 4 juta unit dalam jangka panjang.

"Kami ingin menggunakan kerja sama dengan Indonesia untuk berekspansi menjadi mobil ASEAN," ujar Mahathir. Konsep mobil ASEAN ala Proton ini akan melibatkan investasi negara lain.

CEO Adiperkasa AM Hendropriyono mengatakan bahwa langkah ini akan menjadi kunci pengembangan mobnas di Indonesia, membantu mendorong industri otomotif, dan meningkatkan pengetahuan teknis.

Sejak Kamis (5/2/2015) hingga Sabtu (7/2/2015), Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Malaysia untuk merumuskan berbagai masalah, termasuk soal perbatasan dan tenaga kerja. Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengunjungi pabrik Proton.

Baca tentang


Sumber ABCNews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X