Modifikasi Datsun Go Lebih Mahal daripada Mobilnya

Kompas.com - 24/09/2014, 11:27 WIB
Datsun Go dengan berbagai material serat karbon pada IIMS 2014. Febri ArdaniDatsun Go dengan berbagai material serat karbon pada IIMS 2014.
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif — Selain menampilkan dua mobil dengan paket aksesori tambahan, stan Datsun juga punya satu jagoan yang tak kalah menarik untuk disimak, yakni versi yang telah didandani dengan produk aksesori kompetisi.

Unit pamer yang satu ini fungsinya menebar inspirasi buat para pemilik Go, membuka pemahaman sejauh mana modifikasi pada "mobil murah" bisa dilakukan. Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia, menjelaskan, mobil ini punya unsur "Dream" (mimpi), bagian dari tiga pilar filosofi Datsun, yaitu Dream, Access, dan Trust (DAT).

“Kita ingin memberikan feel yang berbeda pada IIMS kali ini. Kita baru punya dua model (Go dan Go+), sekaligus satu model konsep Redi-Go. Makanya, kita buat mobil modifikasi ini atas kerja sama dengan divisi perencanaan aksesori dan satu rumah modifikasi," ujar Indri, Selasa (23/9/2014).

Visual
Secara visual, penampilan Go varian T ini sangat jauh dari standar. Tambahan bodi kit DAMD jelas membuat segar sekaligus eye catching, pelek racing ukuran 17 inci menolak kesan "centil". Sistem penerangan depan diganti tipe proyektor bergaya angle eyes.

Postur tubuh sedikit merebah dengan penggantian suspensi. Kalau diperhatikan lebih detail, paket sistem pengereman diperkuat perangkat tambahan seperti cakram dan kaliper rem ukuran lebih besar.

Namun, yang paling bikin kaget, kap mesin dan spoiler di belakang dibuat dari bahan serat karbon, bukan sekadar tempelan stiker. Cara ini biasa digunakan pada mobil balap kelas atas untuk memangkas bobot. Sepertinya agak berlebihan buat level "mobil murah", tetapi hasilnya sangat tidak mengecewakan.

Pada kabin, kedua jok depan diganti model balap. Begitu pula dengan sabuk pengaman, kemudi, dan gearknob. Selain pada kap mesin dan spoiler, material serat karbon juga bisa dilihat di berbagai ornamen interior.

Namun, sayang, barang-barang yang ada di sekujur tubuhnya tidak bisa dibeli paket atau satuan. Wajar saja, sebab untuk mendapatkan tampilan seperti ini menghabiskan dana sampai melebihi harga mobil (Rp 96 juta). Itu pun dengan catatan modifikasi belum menyentuh sektor mesin.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X