Toyota Akui Ikut "Perang Diskon" MPV Sejuta Umat

Kompas.com - 09/05/2014, 17:46 WIB
Para pemain MPV bawah KompasOtomotifPara pemain MPV bawah
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif -- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah mengungkapkan, daya serap pasar terhadap mobil baru belum bisa mengimbangi produksi nasional. Sementara produksi terus berjalan. Akibatnya, penumpukan stok pun tidak bisa dihindari. Salah satu jalan keluar adalah memberi potongan harga. Akhirnya terjadilah perang diskon. Kondisi ini diprediksi bertahan hingga akhir tahun. 

Toyota Astra Motor (TAM) mengakui hal tersebut. Suparno Djasmin, Wakil Presiden Direktur TAM, menjelaskan, penjualan bulanan TAM mencapai lebih dari 35.000 unit. Saat ini stok unit di dealer melampaui penjualan selama satu bulan.

"Kita rasa itu sehat. Kalau dulu stok biasanya di bawah sebulan,” jelasnya seusai peluncuran New NAV1, di Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dirinya pun tidak menampik adanya kampanye diskon yang dilakukan di dealer-dealer Toyota. “Diskon seperti itu wajar, asal harganya juga wajar,” tambah Suparno.

Kondisi seperti TAM juga terjadi di banyak pabrikan lain. Sebab itu, perang diskon pun terus berlanjut selama penjualan wholesales tetap lebih besar ketimbang ritel.

Rp 5 Juta – Rp 10 Juta
Suparno menyebutkan, saat ini diskon mobil Toyota berkisar Rp 5 juta-Rp 10 juta. Namun, dari penelusuran KompasOtomotif bulan lalu, beberapa wiraniaga di Jabodetabek mengatakan, potongan harga Avanza tembus Rp 20 juta.

Mengenai hal ini, kata Suparno, tergantung kedekatan konsumen dengan dealer. Diskon lebih besar biasanya diberikan buat unit produksi tahun lalu. Masih ada juga pertimbangan, pilihan warna yang kurang diminati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X