Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Alasan Kenapa Honda Stylo Pakai Mesin 160cc

JAKARTA, KOMPAS.com - Honda Stylo 160 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol mulai Rp 27 jutaan. Skutik retro ini memakai mesin 160cc, atau tepatnya 156,9cc eSP+ yang dipasang buat motor premium-high.

Sebenarnya yang jadi pertanyaan adalah, kenapa Honda memilih Stylo memakai mesin 160cc. Padahal kalau melihat pesaingnya paling dekat yakni Yamaha Grand Filano dengan harga yang Rp 27 juta juga pakai mesin 125cc.

Menurut Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) menjelaskan, Stylo 160 ini dihadirkan buat mengisi segmen fashionable cuma ditambah dengan performa yang tinggi.

"Kita sudah ada rentangnya di fashionable ada Genio dan Scoopy. Memang dari studi kami, ada kebutuhan untuk selain fashionable, juga power (tenaga). Makanya kita memilih pakai mesin 160cc," kata Octa di acara peluncuran Stylo 160, Jumat (2/2/2024).

Makanya Genio punya tagline fashion meets power, memang dipertemukan antara desain yang retro dengan mesin 160cc yang mumpuni. Selain itu juga jadi tidak saling beririsan dengan motor lain.

Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM juga menambahkan, secara harga, Stylo 160 cocok berada di kisaran Rp 25 juta ke atas sampai Rp 30 juta.

"Kalau bikin 125cc lagi rasanya akan beririsan (dengan Vario 125). Kita lebih baik menaikkan di premium high, harganya Rp 27 jutaan dan Rp 30 jutaan," ucap Thomas.

Strategi harga ini dibuat biar konsumen memiliki pilihan buat upgrade motor. Misal sudah puas dengan Scoopy yang pakai mesin 110cc, maka ada pilihan Stylo yang desainnya fashionable tapi mesinnya lebih besar.

"Sehingga step-up konsumen bisa kita jaga dan tadi orang yang sudah puas dengan Scoopy, pasti nyarinya yang lebih tinggi di 160cc," kata Thomas.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/02/03/180100115/alasan-kenapa-honda-stylo-pakai-mesin-160cc

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke